Kenali Tipe-Tipe Petir, Fenomena Atmosfer yang Muncul ketika Hujan Deras
Jum'at, 15 Januari 2021 - 13:15 WIB
Petir terjadi akibat peristiwa pemisahan muatan positif dan muatan negatif di dalam awan. Foto/Ist.
JAKARTA - Bagi sebagaian orang, petir merupakan hal yang menyeramkan. Baru mendengar gemuruhnya saja, ada yang bisa sangat ketakutan. Wajar saja, karena petir mengandung aliran listrik yang sangat tinggi dan berbahaya.
Petir merupakan fenomena atmosfer yang muncul ketika hujan deras. Petir terjadi akibat peristiwa pemisahan muatan positif dan muatan negatif di dalam awan.Baca juga : Rumitnya Distribusi Vaksin Covid-19 Buat Masyarakat Miskin Afrika
Tetapi sebenarnya petir memiliki beberapa tipe. Berikut ini tipe-tipe petir, dikutip dari cuitan akun Lembaga Penerbangan dan Antarika Nasional (LAPAN), Jumat (13/1/2021).
Petir Cloud-to-Ground (CG)
Tipe yang pertama merupakan petir yang terjadi akibat pelepasan muatan antara awan dan tanah. Pada pembentukan petir CG, pemisahan muatan akan menghasilkan medan listrik.
Petir Cloud-to-Cloud (CC)
Petir merupakan fenomena atmosfer yang muncul ketika hujan deras. Petir terjadi akibat peristiwa pemisahan muatan positif dan muatan negatif di dalam awan.Baca juga : Rumitnya Distribusi Vaksin Covid-19 Buat Masyarakat Miskin Afrika
Tetapi sebenarnya petir memiliki beberapa tipe. Berikut ini tipe-tipe petir, dikutip dari cuitan akun Lembaga Penerbangan dan Antarika Nasional (LAPAN), Jumat (13/1/2021).
Petir Cloud-to-Ground (CG)
Tipe yang pertama merupakan petir yang terjadi akibat pelepasan muatan antara awan dan tanah. Pada pembentukan petir CG, pemisahan muatan akan menghasilkan medan listrik.
Petir Cloud-to-Cloud (CC)
Lihat Juga :