Sarung Bantal Ternyata Lebih Banyak Bakterinya Dibanding Dudukan Toilet
Senin, 23 November 2020 - 16:24 WIB
Satu studi menemukan bahwa bantal khas memiliki sebanyak 16 spesies jamur yang berbeda dan jutaan spora jamur. Dan yang paling umum di antara mereka, Aspergillus fumigatus, berpotensi berbahaya. Foto/ist
JAKARTA - Sarung bantal Anda bisa jadi memiliki lebih banyak bakteri daripada dudukan toilet . Ini bisa terjadi jika kita tidak sering mencuci seprai . (Baca juga: Sakti, Bakteri Daging Kalengan Bisa Hidup di Luar Stasiun Luar Angkasa ISS )
Ya tidak ada yang suka merapikan tempat tidur, apalagi mencuci seprai. Terutama bagi para pria lajang. Dalam sebuah survei, 55% pria lajang berusia antara 18 dan 25 tahun melaporkan mengganti seprai mereka hanya empat kali setahun. Alhasil ini adalah tempat tidur yang Anda tidak ingin tiduri.
Business Insider menyebutkan, kita melepaskan sekitar 15 juta sel kulit setiap malam. Jutaan sel ini tidak hanya menumpuk di seprai karena ada sesuatu yang lain yang menunggu untuk melahapnya, yakni tungau debu. Dan semakin lama Anda menunggu di antara pencucian, semakin banyak makanan bagi makhluk ini dan semakin banyak mereka akan berkembang biak dan berkembang biak. Jadi jika Anda tidak mencuci seprai , Anda akan tidur dengan ratusan ribu arakhnida.
Sekarang, untuk sekitar 20 juta orang Amerika dengan alergi debu, keadaan semakin parah. Tungau debu dan kotorannya menghasilkan protein yang menyebabkan mata merah dan gatal, hidung meler, dan gejala mirip flu lainnya pada orang yang alergi.
Ya tidak ada yang suka merapikan tempat tidur, apalagi mencuci seprai. Terutama bagi para pria lajang. Dalam sebuah survei, 55% pria lajang berusia antara 18 dan 25 tahun melaporkan mengganti seprai mereka hanya empat kali setahun. Alhasil ini adalah tempat tidur yang Anda tidak ingin tiduri.
Business Insider menyebutkan, kita melepaskan sekitar 15 juta sel kulit setiap malam. Jutaan sel ini tidak hanya menumpuk di seprai karena ada sesuatu yang lain yang menunggu untuk melahapnya, yakni tungau debu. Dan semakin lama Anda menunggu di antara pencucian, semakin banyak makanan bagi makhluk ini dan semakin banyak mereka akan berkembang biak dan berkembang biak. Jadi jika Anda tidak mencuci seprai , Anda akan tidur dengan ratusan ribu arakhnida.
Sekarang, untuk sekitar 20 juta orang Amerika dengan alergi debu, keadaan semakin parah. Tungau debu dan kotorannya menghasilkan protein yang menyebabkan mata merah dan gatal, hidung meler, dan gejala mirip flu lainnya pada orang yang alergi.
Lihat Juga :