Studio Ghibli, Square Enix, dan Shueisha Desak OpenAI Sora Tak Melanggar HAKI

Selasa, 04 November 2025 - 14:29 WIB
Studio Ghibli, Square Enix, dan Shueisha Desak OpenAI Sora Tak Melangar HAKI
LONDON - Menyelesaikan peluncuran OpenAI Sora beberapa minggu lalu, media sosial dibanjiri video-video yang dihasilkan oleh kecerdasan buatan (AI) yang jelas-jelas melanggar hak kekayaan intelektual (HAKI).

Di antara video-video tersebut terdapat Mario sebagai pengedar narkoba dan Sonic sebagai pencuri.



Pekan lalu, Asosiasi Distribusi Konten Luar Negeri (CODA), yang mewakili 36 perusahaan Jepang, meminta OpenAI untuk tidak lagi mengizinkan Sora membuat video yang mengandung HAKI mereka.

Anggota CODA meliputi Studio Ghibli, Square Enix, Toei Animation, Kadokawa, Shueisha Inc., dan Bandai. Karya-karya Sora yang menggunakan HKI mereka jelas-jelas melanggar hukum.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!