Ijazah Digital: Masa Depan Pendidikan dan Ketenagakerjaan Indonesia yang Lebih Aman dan Efisien
Rabu, 24 September 2025 - 09:22 WIB
Foto: Doc. Istimewa
JAKARTA - Di era digital yang serba cepat, dokumen fisik kian ditinggalkan. Namun, bagaimana dengan ijazah, dokumen yang paling krusial untuk masa depan karier? Menjawab tantangan ini, PERURI dan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemendiktisaintek) berkolaborasi mengadakan Sosialisasi Digitalisasi Dokumen Kelulusan. Acara ini bertujuan mengedukasi dan mendorong perguruan tinggi di seluruh Indonesia untuk segera mengadopsi ijazah digital.
Mengapa Ijazah Digital Penting?
Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemendiktisaintek, Beny Bandanadjaja, menjelaskan bahwa transisi ke ijazah digital bukan sekadar tren, tetapi sebuah keharusan. “Semua proses manual perlahan beralih ke digital. Kini, mahasiswa hingga perusahaan dapat dengan mudah memeriksa keaslian ijazah,” ujarnya.
Dengan sistem PISN (Penomoran Ijazah dan Sertifikat Profesi Nasional) yang terintegrasi dengan PDDikti, setiap ijazah memiliki nomor unik. Ini memungkinkan verifikasi data lulusan secara online kapan saja, tanpa perlu proses legalisir manual yang memakan waktu.
Mengapa Ijazah Digital Penting?
Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemendiktisaintek, Beny Bandanadjaja, menjelaskan bahwa transisi ke ijazah digital bukan sekadar tren, tetapi sebuah keharusan. “Semua proses manual perlahan beralih ke digital. Kini, mahasiswa hingga perusahaan dapat dengan mudah memeriksa keaslian ijazah,” ujarnya.
Dengan sistem PISN (Penomoran Ijazah dan Sertifikat Profesi Nasional) yang terintegrasi dengan PDDikti, setiap ijazah memiliki nomor unik. Ini memungkinkan verifikasi data lulusan secara online kapan saja, tanpa perlu proses legalisir manual yang memakan waktu.
Lihat Juga :