Daftar Belanja Para Sultan Bocor: Data 7,4 Juta Pelanggan Gucci & Balenciaga Dicuri, Pelanggan Terkaya Jadi Target Baru
Rabu, 17 September 2025 - 09:57 WIB
Para penjahat siber kini menargetkan data para Sultan yang biasa membeli merek-merek mewah. Foto: ist
JAKARTA - Belanja di butik mewah seperti Gucci, Balenciaga, atau Alexander McQueen bukan hanya soal membeli barang, tetapi juga membeli sebuah pengalaman eksklusif yang menjamin privasi.
Namun kini, ilusi privasi itu telah hancur berkeping-keping.
Sebuah kelompok peretas yang menamakan diri mereka "Shiny Hunters" telah berhasil menembus benteng digital Kering, perusahaan induk yang menaungi merek-merek mewah tersebut.
Akibatnya, data pribadi dari jutaan pelanggan elite mereka kini telah jatuh ke tangan penjahat siber.
Namun, ini bukanlah pencurian data biasa. Di antara nama, alamat email, dan nomor telepon yang dicuri, ada satu informasi yang paling berharga sekaligus paling berbahaya: rincian "Total Belanja" setiap pelanggan.
Para peretas kini memiliki "daftar belanja para sultan," sebuah peta digital yang menunjukkan siapa saja pelanggan paling royal dan paling kaya.
Namun kini, ilusi privasi itu telah hancur berkeping-keping.
Sebuah kelompok peretas yang menamakan diri mereka "Shiny Hunters" telah berhasil menembus benteng digital Kering, perusahaan induk yang menaungi merek-merek mewah tersebut.
Akibatnya, data pribadi dari jutaan pelanggan elite mereka kini telah jatuh ke tangan penjahat siber.
Namun, ini bukanlah pencurian data biasa. Di antara nama, alamat email, dan nomor telepon yang dicuri, ada satu informasi yang paling berharga sekaligus paling berbahaya: rincian "Total Belanja" setiap pelanggan.
Para peretas kini memiliki "daftar belanja para sultan," sebuah peta digital yang menunjukkan siapa saja pelanggan paling royal dan paling kaya.
Lihat Juga :