Mahasiswa Kaget! CEO Google DeepMind Prediksi 83 Juta Pekerjaan Lenyap Karena AI
Kamis, 29 Mei 2025 - 14:51 WIB
AGI, yang merupakan tujuan akhir dari perlombaan senjata AI generatif yang sedang berlangsung, diprediksi akan membawa dampak transformatif yang luar biasa. Foto: Ist
NEW YORK - Peringatan keras datang dari salah satu otak di balik revolusi kecerdasan buatan (AI) global. Demis Hassabis, CEO Google DeepMind, baru-baru ini mengumumkan pada konferensi pengembang Google I/O bahwa laboratorium penelitiannya tinggal kurang dari 10 tahun lagi untuk mencapai kecerdasan umum buatan (AGI).
AGI, yang merupakan tujuan akhir dari perlombaan senjata AI generatif yang sedang berlangsung, diprediksi akan membawa dampak transformatif yang luar biasa.
Hassabis, yang berbicara secara langsung, menekankan potensi besar AI untuk mengganggu secara signifikan lingkungan kerja. Namun, di sisi lain, ia juga memprediksi terciptanya pekerjaan baru dalam kurun waktu lima hingga 10 tahun ke depan. Sebuah gambaran masa depan yang penuh dengan tantangan sekaligus peluang.
Demis Hassabis, yang memimpin inisiatif AI Google termasuk chatbot Gemini, menasihati kaum muda, khususnya mahasiswa, untuk "membenamkan diri" dalam teknologi AI dan menjadi mahir dalam menggunakan alat-alat mutakhir.
AGI, yang merupakan tujuan akhir dari perlombaan senjata AI generatif yang sedang berlangsung, diprediksi akan membawa dampak transformatif yang luar biasa.
Hassabis, yang berbicara secara langsung, menekankan potensi besar AI untuk mengganggu secara signifikan lingkungan kerja. Namun, di sisi lain, ia juga memprediksi terciptanya pekerjaan baru dalam kurun waktu lima hingga 10 tahun ke depan. Sebuah gambaran masa depan yang penuh dengan tantangan sekaligus peluang.
Demis Hassabis, yang memimpin inisiatif AI Google termasuk chatbot Gemini, menasihati kaum muda, khususnya mahasiswa, untuk "membenamkan diri" dalam teknologi AI dan menjadi mahir dalam menggunakan alat-alat mutakhir.
Lihat Juga :