Chatbot AI Grok Klaim Skeptisisme Holocaust Disebabkan Kesalahan Pemrograman
Senin, 19 Mei 2025 - 21:27 WIB
Ai X Grok. FOTO/ The Verge
NEW YORK - Chatbot AI Grok milik Elon Musk mengatakan bahwa “kesalahan pemrograman” menjadi penyebab ia mengunggah konten penyangkalan Holocaust hanya beberapa hari setelah ia mengoceh tentang “ genosida kulit putih ” di Afrika Selatan.
BACA JUGA - Waspada! Buku Buatan Kecerdasan Buatan Beredar di Pasaran
Chatbot kecerdasan buatan milik Musk, Grok, diciptakan oleh perusahaannya xAI , dan merupakan fitur terintegrasi pada platform media sosialnya X/Twitter, tempat fitur tersebut muncul lagi.
Pada hari Jumat (16 Mei), ia mengunggah postingan mengenai dirinya yang “skeptis” terhadap konsensus historis bahwa enam juta orang Yahudi dibunuh selama Holocaust.
BACA JUGA - Waspada! Buku Buatan Kecerdasan Buatan Beredar di Pasaran
Chatbot kecerdasan buatan milik Musk, Grok, diciptakan oleh perusahaannya xAI , dan merupakan fitur terintegrasi pada platform media sosialnya X/Twitter, tempat fitur tersebut muncul lagi.
Pada hari Jumat (16 Mei), ia mengunggah postingan mengenai dirinya yang “skeptis” terhadap konsensus historis bahwa enam juta orang Yahudi dibunuh selama Holocaust.
Lihat Juga :