Terungkap! Benarkah Christopher Columbus Sebenarnya Berdarah Yahudi?
Rabu, 30 Oktober 2024 - 12:00 WIB
Bukti-bukti yang semakin kuat menunjukkan bahwa Christopher Columbus mungkin memang berdarah Yahudi. Foto: ist
JAKARTA - Penjelajah terkenal Christopher Columbus, yang selama ini dikenal sebagai penemu benua Amerika, ternyata menyimpan rahasia besar tentang identitas aslinya. Bukti-bukti baru menunjukkan bahwa Columbus mungkin adalah seorang Yahudi!
Akan tetapi baru-baru ini cendekiawan Spanyol, Jose Erugo, Otero Sanchez, dan Nicholas Dias Perez telah menyimpulkan bahwa Christopher Columbus pada kenyataannya adalah seorang Yahudi rahasia yang pelayarannya ke Hindia Belanda yang misi pelayarannya berbeda dari yang ia klaim selama ini. Bukti dari pernyataan ini adalah isi dari surat-surat pribadi dan tulisannya di buku harian.
Dikatakan bahwa bahasa dari tulisan-tulisan Christopher Columbus tidak dimengerti oleh mayoritas penduduk asli Spanyol yang hidup di zamannya. Estelle Irizarry, seorang profesor linguistik, menganalisis bahasa dari ratusan surat serupa dan menghasilkan kesimpulan bahwa bahasa yang digunakan adalah bahasa Spanyol Castilan atau Ladino yang merupakan versi Yahudi dari bahasa Spanyol. Bahasa ini setara dengan bahasa Yiddish dari Jerman.
Misteri Identitas Columbus
Selama ini, identitas Christopher Columbus memang merupakan sebuah misteri dan selalu diperdebatkan, khususnya di Eropa. Orang-orang Italia mengklaim dirinya lahir di Lugano, Italia dari Domenico Colombo, seorang penjaga menara. Sedangkan orang Spanyol mengklaim bahwa ia lahir di Spanyol dari nama ayah yang berbeda.Akan tetapi baru-baru ini cendekiawan Spanyol, Jose Erugo, Otero Sanchez, dan Nicholas Dias Perez telah menyimpulkan bahwa Christopher Columbus pada kenyataannya adalah seorang Yahudi rahasia yang pelayarannya ke Hindia Belanda yang misi pelayarannya berbeda dari yang ia klaim selama ini. Bukti dari pernyataan ini adalah isi dari surat-surat pribadi dan tulisannya di buku harian.
Dikatakan bahwa bahasa dari tulisan-tulisan Christopher Columbus tidak dimengerti oleh mayoritas penduduk asli Spanyol yang hidup di zamannya. Estelle Irizarry, seorang profesor linguistik, menganalisis bahasa dari ratusan surat serupa dan menghasilkan kesimpulan bahwa bahasa yang digunakan adalah bahasa Spanyol Castilan atau Ladino yang merupakan versi Yahudi dari bahasa Spanyol. Bahasa ini setara dengan bahasa Yiddish dari Jerman.
Lihat Juga :