Kematian Massal Kelelawar di AS Dikaitkan dengan Tewasnya 1.000 Bayi Manusia

Minggu, 22 September 2024 - 19:56 WIB
Kelelawar . FOTO/ IFL SCIENCE
NEW YORK - Kematian massal kelelawar di AS akibat sindrom hidung putih ternyata memiliki dampak yang jauh lebih besar daripada yang diperkirakan sebelumnya.

BACA JUGA - Kelelawar Buah, Kunci Obat Penyembuh Diabete



Studi terbaru menunjukkan bahwa hilangnya kelelawar, yang berfungsi sebagai pengendali alami hama, telah berkontribusi pada lebih dari 1.000 kematian bayi manusia.

Ketika populasi kelelawar menurun, penggunaan pestisida meningkat, yang berdampak negatif pada kesehatan manusia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!