Setahun Pindad Produksi 400 Juta Peluru, Butuh SDM Handal
Sabtu, 25 November 2023 - 20:00 WIB
Direktur Utama PT. Pindad Abraham Mose mendorong perguruan tinggi beradaptasi dengan kemajuan teknologi. (Foto: Ist)
JAKARTA - Direktur Utama PT. Pindad Abraham Mose mendorong perguruan tinggi beradaptasi dengan kemajuan teknologi pada kurikulum pembelajarannya. Hal ini karena dampak dari revolusi teknologi yang saat ini tengah berlangsung turut mempengaruhi dunia industri yang kian membutuhkan tenaga kerja dengan penguasaan teknologi yang baik.
Demikian dikatakan Abraham saat menyampaikan orasi ilmiah pada gelaran wisuda mahasiswa STMIK AMIKBandung, Sabtu (25/11/2023). Dia mengapresiasi kurikulum yang sudah dijalankan di STMIK AMIKBandung, namun juga menegaskan agar para alumninya tidak berpuas diri dengan apa yang sudah diperolehnya selama menjalani pendidikan.
“Persaingan kualitas sumber daya manusia semakin ketat, yang tak jarang kalian juga akan bersaing dengan SDM dari luar negeri,” kata Abraham.
Dicontohkan oleh Abraham, perusahaan yang dipimpinnya membuka rekrutmen pegawai baru 2 kali dalam setahun dengan jumlah pelamar yang selalu membeludak. Hanya segelintir yang pada akhirnya diterima dengan kualifikasi menguasai teknologi terapan sebagaimana yang dibutuhkan industri persenjataan. “Menguasai teknologi itu mutlak, meski itu saja tidak cukup untuk persaingan di dunia kerja. Kalian harus terus mengasah diri untuk terus meningkatkan kemampuan,” ujarnya.
Demikian dikatakan Abraham saat menyampaikan orasi ilmiah pada gelaran wisuda mahasiswa STMIK AMIKBandung, Sabtu (25/11/2023). Dia mengapresiasi kurikulum yang sudah dijalankan di STMIK AMIKBandung, namun juga menegaskan agar para alumninya tidak berpuas diri dengan apa yang sudah diperolehnya selama menjalani pendidikan.
“Persaingan kualitas sumber daya manusia semakin ketat, yang tak jarang kalian juga akan bersaing dengan SDM dari luar negeri,” kata Abraham.
Dicontohkan oleh Abraham, perusahaan yang dipimpinnya membuka rekrutmen pegawai baru 2 kali dalam setahun dengan jumlah pelamar yang selalu membeludak. Hanya segelintir yang pada akhirnya diterima dengan kualifikasi menguasai teknologi terapan sebagaimana yang dibutuhkan industri persenjataan. “Menguasai teknologi itu mutlak, meski itu saja tidak cukup untuk persaingan di dunia kerja. Kalian harus terus mengasah diri untuk terus meningkatkan kemampuan,” ujarnya.
Lihat Juga :