Ini Alasan NextDev 2023 Tetap Digelar Walau Ada Startup Bubble
Selasa, 07 November 2023 - 17:12 WIB
Program NextDev tahun ini ditingkatkan dengan semangat kolaborasi di beberapa aspek, salah satunya analisis potensi kolaborasi dengan ekosistem digital Telkomsel. Foto: Telkomsel
JAKARTA - Startup bubble burst sekitar dua tahun yang lalu dan tech winter berdampak besar terhadap industri perusahaan perintis di Indonesia. Dampaknya, para investor dan venture capital untuk lebih selektif dalam berinvestasi.
Meski demikian, Vice President Corporate Communications and Social Responsibility Telkomsel Saki H. Bramono menyebut bahwa program inkubator dan akselerator di ekosistem startup tidak boleh dihentikan.
“Sebab, program seperti ini membuka peluang dan harapan untuk meningkatkan potensi pertumbuhan bisnis dan pendanaan lebih lanjut bagi perusahaan digital rintisan potensial yang mampu menginspirasi dan mewujudkan perubahan,” beber Saki.
Karena itu, Telkomsel sebagai digital ecosystem enabler tetap menggelar program inkubasi NextDev yang ke-9.
Meski demikian, Vice President Corporate Communications and Social Responsibility Telkomsel Saki H. Bramono menyebut bahwa program inkubator dan akselerator di ekosistem startup tidak boleh dihentikan.
“Sebab, program seperti ini membuka peluang dan harapan untuk meningkatkan potensi pertumbuhan bisnis dan pendanaan lebih lanjut bagi perusahaan digital rintisan potensial yang mampu menginspirasi dan mewujudkan perubahan,” beber Saki.
Karena itu, Telkomsel sebagai digital ecosystem enabler tetap menggelar program inkubasi NextDev yang ke-9.
Lihat Juga :