Misteri Tas Ransel Warna Biru Milik Pendiri OpenAI Sam Altman
Senin, 11 September 2023 - 19:31 WIB
Sam Altman yang selalu terlihat dengan backpack warna biru. Foto: Newyorker
JAKARTA - Sam Altman , pendiri OpenAI yang membuat ChatGPT , dikenal selalu membawa tas ransel atau backpack warna biru. Warganet pun bertanya-tanya, apa sih isinya? Dan mengapa backpack itu selalu dibawa kemanapun ia pergi?
Nama Sam Altman menjadi dikenal seiring dengan popularitas ChatGPT. Ya, Altman memang menjabat sebagai CEO OpenAI, perusahaan yang membuat ChatGPT. Di Indonesia, nama Altman sendiri juga populer setelah ia resmi jadi pemegang Golden Visa pertama Indonesia. Hal tersebut diumumkan oleh Direktorat Jenderal Imigrasi.
Pemberian Golden Visa untuk pria berusia 38 tahun tersebut diberikan kepada mereka dengan kapasitas intelektual tinggi dan mau bekerja di Indonesia. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, nantinya Altman akan sering bertandang ke Indonesia. “Pemberian Golden Visa karena dia (Altman) ingin sering bertandang ke Indonesia. Golden Visa ini diberikan kepada mereka yang punya kapasitas intelektual tinggi, peneliti dari universitas top, juga orang-orang yang berpengaruh,” katanya.
Altman, yang berkuliah di Stanford University itu mempelajari computer science sejak remaja. Juni silam, Altman bertandang ke Indonesia untuk berbagi pemikirannya terhadap perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dalam acara bertajuk "Conversation with Sam Altman".
Nama Sam Altman menjadi dikenal seiring dengan popularitas ChatGPT. Ya, Altman memang menjabat sebagai CEO OpenAI, perusahaan yang membuat ChatGPT. Di Indonesia, nama Altman sendiri juga populer setelah ia resmi jadi pemegang Golden Visa pertama Indonesia. Hal tersebut diumumkan oleh Direktorat Jenderal Imigrasi.
Pemberian Golden Visa untuk pria berusia 38 tahun tersebut diberikan kepada mereka dengan kapasitas intelektual tinggi dan mau bekerja di Indonesia. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, nantinya Altman akan sering bertandang ke Indonesia. “Pemberian Golden Visa karena dia (Altman) ingin sering bertandang ke Indonesia. Golden Visa ini diberikan kepada mereka yang punya kapasitas intelektual tinggi, peneliti dari universitas top, juga orang-orang yang berpengaruh,” katanya.
Altman, yang berkuliah di Stanford University itu mempelajari computer science sejak remaja. Juni silam, Altman bertandang ke Indonesia untuk berbagi pemikirannya terhadap perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dalam acara bertajuk "Conversation with Sam Altman".
Lihat Juga :