Penyadapan Bisa Diatasi dengan Alat Proteksi

Kamis, 26 Maret 2015 - 22:24 WIB
Penyadapan Bisa Diatasi...
Penyadapan Bisa Diatasi dengan Alat Proteksi
A A A
JAKARTA - Perihal soal isu penyadapan yang dilakukan oknum-oknum terhadap operator besar di Tanah Air, ditanggapi langsung Bostex Indonesia. Hal ini disampaikan oleh General Manager Bostex Indonesia, Gunawan Wong.

Dia mengungkapkan, kalau mengenai penyadapan (intercept) itu bisa melalui platform, operator itu kan bermain di pita frekuensi 900 MHz dan 1800 MHz. Jadi pada waktu disadap itu melalui frekuensi itu dari telepon ke BTS (Base Transceiver Station) operator.

"Si alat penyadap ini, jaraknya enggak bisa jauh-jauh. Dia akan menaruhkan alat itu dalam radius ya mungkin sekitar jaraknya 100-200 meter bisa berubah mobile di dalamnya itu, ada antena, atau bisa melalui disatelit dan lain-lain," ujarnya saat ditemui Sindonews disela acara Security System, di Jakarta, Kamis (26/3/2015).

Kemudian, lanjut Gunawan, di dalamnya itu terdapat voice recording untuk merekam pembicaraan seseorang, "Jadi begitu seseorang itu menelpon ditangkaplah sama alat itu, lalu disimpan data pembicaraan mereka," ungkapnya.

Dia menyatakan, sekarang masalahnya problemnya adalah untuk operator-operator besar di Indonesia, ini kan buat publik untuk umum masyarakat banyak menggunakan provider dari si beberapa operator. Jadi mereka sistemnya open, terbuka, enggak bisa untuk privasi.

"Tapi kalau mau sistemnya privasi ya si mereka menggunakan satelit, dan berbicara soal satelite itu kecepatannya udah tinggi tapi perlu biaya lagi, dananya yang besar," terang Gunawan.

Gunawan mengutarakan, operator itu sifatnya ke publik bukan privasi, jadi kalau mau begitu berarti gampang gadgetnya, alatnya harus ada chip. Terus masalah soal isu sadap penyadapan itu sebenarnya sudah dari dulu, sudah lumrah dari pake cara konvensional, semi konvensional, sampai yang hitek itu sudah ada.

Jadi begini untuk solusinya, ada salah satu alat proteksi (perlindungan) yaitu sangkar paradise dan itu ada. "Misalnya begini radius kita secara parameter 10 km, saya mau tutup/kurung pake alat itu jadi enggak bisa di protect, sebenarnya kita punya untuk sistem teknologi ini dan punya solusinya. Cuma kembali lagi menyangkut masalah dana," tegasnya.

Walaupun memakai handset atau perangkat canggih, tapi tetap saja ketauan pembicaraan kita, tetap disadap karena kita enggak memakai alat proteksi.
(dol)
Berita Terkait
RUU Penyadapan Diusulkan...
RUU Penyadapan Diusulkan Masuk Prolegnas Prioritas 2026
Kejagung Teken MoU dengan...
Kejagung Teken MoU dengan Operator Soal Penyadapan, Puan: Perhatikan Hak Perlindungan Data Pribadi
KY Usulkan Penyadapan...
KY Usulkan Penyadapan Mandiri untuk Mengawasi Kinerja Hakim
Gagas Usulan RUU Penyadapan,...
Gagas Usulan RUU Penyadapan, Komisi III: Harus Berbasis HAM
Macron Minta Penjelasan...
Macron Minta Penjelasan PM Israel Soal Spyware Pegasus
1.460 Penyadapan Dilakukan...
1.460 Penyadapan Dilakukan KPK Sepanjang Tahun 2022
Berita Terkini
Bukan Cuma Otomatisasi,...
Bukan Cuma Otomatisasi, Fitur AI Mekari Talenta Dorong HR Jadi Mitra Strategis Bisnis
1 hari yang lalu
Lewat Forum CorpU Association...
Lewat Forum CorpU Association Insight, Telkom Percepat Transformasi Talenta
1 hari yang lalu
Uni Eropa Perintahkan...
Uni Eropa Perintahkan Google Membuka Fitur AI Android
3 hari yang lalu
Perkuat Jaringan di...
Perkuat Jaringan di Jatim, XLSMART Perluas 5G Blanket Coverage di 8 Kabupaten/Kota
4 hari yang lalu
Orang Kaya Misterius...
Orang Kaya Misterius Membeli Fosil Dinosaurus
4 hari yang lalu
5 Rekomendasi Laptop...
5 Rekomendasi Laptop Terbaik untuk Kerja Kantoran di Tahun 2026
4 hari yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved