Perusahaan Harus Punya Aksesibilitas BYOD

Senin, 16 Februari 2015 - 16:38 WIB
Perusahaan Harus Punya...
Perusahaan Harus Punya Aksesibilitas BYOD
A A A
JAKARTA - Bencana banjir yang melumpuhkan Jakarta beberapa waktu lalu mengingatkan pentingnya menjaga aktivitas bisnis di perusahaan. Namun, inilah cara menjaga agar perusahaan mampu memastikan aksesibilitas BYOD (bring your own device).

Country Manager F5 di Indonesia, Fetra Syahbana mengungkapkan, banyak kasus terjadi perusahaan yang kehilangan potensi bisnis ataupun kerugian, karena karyawan tidak bisa mengakses informasi maupun aplikasi yang terdapat di dalam sistem perusahaan. "Setidaknya akses ke aplikasi perusahaan selalu tersedia, dapat diakses dengan cepat dan aman. Perusahaan juga harus melakukan berbagai upaya untuk meminimalkan dampak bencana terhadap bisnis," ujarnya melalui surat elektronik kepada Sindonews, Senin (16/2/2015).

Dia menjelaskan, memang tren BYOD menjadi solusi yang memungkinkan para karyawan memilik akses ke dalam sistem perusahaan. Namun, permasalahan selanjutnya yang timbul adalah aksesibilitas aplikasi berjalan lambat atau bahkan tidak bisa diakses sama sekali.

"Hal ini terjadi karena lonjakan traffic dari user yang mengakses sistem perusahaan dari luar jaringan perusahaan dan sistem perusahaan, tidak mampu mengelola incoming dan outgoing traffic dengan baik," ungkapnya. Menurutnya, demi menjaga keberlangsungan bisnis, perusahaan haruslah mampu memastikan bahwa akses ke aplikasi perusahaan memiliki tingkat ketersediaan yang tinggi, mampu berjalan dengan cepat, bisa diandalkan.

"Tentu saja dapat diakses dengan aman terlepas dari mana dan kapan user mengakses, serta di mana aplikasi perusahaan tersebut disimpan (cloud ataupun on-premise)," ungkapnya.

Perusahaan juga harus bisa mengatasi tantangan aksesibilitas ini seiring dengan meningkatnya kompleksitas sistem yang diakibatkan karena BYOD – aplikasi dan pengguna sama sama berpindah-pindah tempat. Sehingga user juga dapat mengaksesnya di manapun aplikasi tersebut berada, dan salah satu platform yang mampu menyediakan hal ini adalah F5 Synthesis.

"Dengan memanfaatkan platform ini, perusahaan akan memiliki sistem keamanan yang skalabel, fleksibel, dapat disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan, dan tentu saja efektif secara biaya," pungkas Fetra.
(dyt)
Berita Terkait
Indosat HiFi Air Hadirkan...
Indosat HiFi Air Hadirkan Internet Rumah Instan untuk Streaming hingga WFH
Tingkatkan Koneksi Internet...
Tingkatkan Koneksi Internet Saat Liburan, Passpod Luncurkan Program Internet KPK
Sinyal IM3 Terus Tersambung...
Sinyal IM3 Terus Tersambung Hingga ke Pulau Kecil
Memetakan Tanggung Jawab...
Memetakan Tanggung Jawab Platform Intermediary di Indonesia
Menkomdigi Meutya Hafid...
Menkomdigi Meutya Hafid Kunker Perdana ke NTT, Cek Jaringan Internet dan Dialog dengan Pelajar
Program Donasi Internet...
Program Donasi Internet Berbagi Tanpa Batas
Berita Terkini
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
20 jam yang lalu
Bangun Kedaulatan Digital,...
Bangun Kedaulatan Digital, Telkom Pertemukan Regulator dan Pemain Industri
21 jam yang lalu
Kehilangan Kendali,...
Kehilangan Kendali, Anthropic Usulkan Hentikan Sementara Pengembangan AI
22 jam yang lalu
Respons Permintaan Tinggi,...
Respons Permintaan Tinggi, Telkom Akselerasi Ekspansi Kapasitas NeutraDC Batam
22 jam yang lalu
Luncurkan AIcosystem,...
Luncurkan AIcosystem, Telkom Siap Garap Peluang AI di Berbagai Sektor Industri
22 jam yang lalu
Jalan Pintas Nostalgia:...
Jalan Pintas Nostalgia: Ragnarok Buka Server EDDGA, Naik Level Kini Sekejap Mata
23 jam yang lalu
Infografis
2 Raksasa Perusahaan...
2 Raksasa Perusahaan Rokok Setop Beli Tembakau Temanggung
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved