BRTI Tinjau Kembali Regulatif Kerjasama IM2-Indosat

Rabu, 11 Februari 2015 - 14:34 WIB
BRTI Tinjau Kembali...
BRTI Tinjau Kembali Regulatif Kerjasama IM2-Indosat
A A A
JAKARTA - Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) tengah meninjau regulatif kerja sama antara PT Mega Media (IM2) dan PT Indosat, terkait akses internet broadband melalui jaringan 3G Indosat. BRTI menilai, jika kerja sama kedua belah pihak itu merupakan hal wajar.

"Ya mereka harus bekerja sama dengan operator selular, supaya bisa mengedarkan internet. Perjanjiannya kan bisnis kerja sama biasa. Siapa yang sebagai penyedia internet siapa yang penyedia jaringan," terang Komisioner Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia, Nonot Harsono dalam Diskusi Publik Kriminilisasi Perjanjian Kerja Sama Indosat dan IM2 Bom Waktu Kiamat Internet di Indonesia, Jakarta, Rabu (11/2/2015).

Nonot menilai, IM2 posisinya sebagai penyedia akses internet (ISP), yang menyediakan server di belakang Indosat. Server-nya Indosat untuk menyambungkan pelanggan dengan internet global. Dia menambahkan, LSM Konsumen Telekomunikasi Indonesia (KTI) dan Jaksa salah memahami.

"Mereka (IM2) kan menggunakan jaringan selular yang mengakses BTS di Indosat, sesuai dengan kerja sama yang dilakukan. Bukan menggunakan pita frekuensi 2,1Ghz milik Indosat, untuk mengoperasikan jasa akses internet (ISP)," papar Nonot.

Pelanggan IM2 memerlukan SIM Card yang diotorisasi oleh Indosat agar dapat mengakses jaringan Indosat. "Karena ini sebuah kekeliruan yang dianggap menggunakan jaringan pita frekuensi Indosat, kasusnya cuma itu saja kok kesalahpahaman," katanya.

Dia menyatakan, terdakwa yang ditetapkan kepada Direktur Utama PT IM2 diduga seolah-olah menggunakan jaringan frekuensi. "Yang benar saja, kan IM2 pakai SIM Card-nya Indosat, ya menggunakan pita frekuensi Indosat. Masak menggunakan pita frekuensi Telkomsel, yang enggak mungkin itu dalam teknik telekomunikasi. Ini bukan kiamat internet lagi, melainkan Indonesia nya yang mau kiamat, dan saya berharap untuk sistem hukumnya yang perlu diperbaiki sebaik mungkin," tandas Nonot.

(Baca: Mastel Berharap Kasus IM2 Ditinjau Ulang)
(dyt)
Berita Terkait
Terdampak Pandemi, Indosat...
Terdampak Pandemi, Indosat Rugi Rp457 Miliar di Kuartal III
Haloo! Indosat Bagi...
Haloo! Indosat Bagi Dividen Rp2,06 Triliun, BUMN Dapat Berapa?
4.000 Menara Indosat...
4.000 Menara Indosat Bakal Dijual, Masuk Tahap Awal Penjajakan
Dihajar COVID-19, Kinerja...
Dihajar COVID-19, Kinerja Indosat Ooredoo Diklaim Tetap Tumbuh
Indosat M2 Berhenti...
Indosat M2 Berhenti Beroperasi, Pemerintah Diminta Lindungi Hak 500 Pekerja
MNC Play Optimistis...
MNC Play Optimistis Kolaborasi Bareng Indosat-Asianet Dorong Kinerja Perusahaan
Berita Terkini
Seratus Tahun Sekali:...
Seratus Tahun Sekali: Krisis Chip Memory Bikin MacBook hingga iPad Naik Harga, iPhone Berikutnya?
34 menit yang lalu
Rumah Pintar yang Dengarkan...
Rumah Pintar yang Dengarkan Penghuni, Bukan Sekadar Produk Cerdas
4 jam yang lalu
Siapa yang Akan Menguasai...
Siapa yang Akan Menguasai Pasar AI Indonesia Senilai 10,9 Miliar?
6 jam yang lalu
Tiga Raja HP Konser...
Tiga Raja HP Konser Diadu: Samsung, Oppo, vivo Bertarung di Panggung Feast dan Hindia
9 jam yang lalu
Ternyata 5,16 Miliar...
Ternyata 5,16 Miliar Serangan Siber Terjadi di Indonesia 2025
10 jam yang lalu
Gandeng SAP, Strategi...
Gandeng SAP, Strategi Digital Geo Dipa Mengelola Potensi Panas Bumi Lebih dari 800 MW
1 hari yang lalu
Infografis
4 Pulau Sengketa Kembali...
4 Pulau Sengketa Kembali ke Pangkuan Aceh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved