Bapeten Ancam Cabut Izin Industri Nuklir Nakal

Jum'at, 23 Januari 2015 - 15:28 WIB
Bapeten Ancam Cabut...
Bapeten Ancam Cabut Izin Industri Nuklir Nakal
A A A
DEPOK - Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) memberikan izin untuk industri nuklir di Indonesia, tapi badan tersebut mengancam bisa mencabut izin jika industri nakal.

"Kita sudah beri izin, kita melakukan peninjauan juga ke industri nuklir. Tapi kami bisa mencabut izin tersebut, jika mereka tidak memenuhi syarat tentang peraturan ini," ujar Kepala Bapeten Jazi Eko Istiyanto dalam kuliah umum IAEA Support in Nuclear for Welfare di Balai Sidang UI Depok, Jumat (23/1/2015).

Dia menjelaskan, pihaknya memiliki alat yang dapat memonitor suhu nuklir, misalnya melebihi batas normal sehingga dapat membahayakan.

"Radiasi nuklir itu diibaratkan seperti hantu, kita tidak bisa melihatnya dan tidak bisa merasakannya," ungkap Jazi. Dia kembali menambahkan, radiasi nuklir lanjut dapat dilihat dengan batas levelnya.

"Selama tidak melebihi radiasi ya dampaknya tidak apa-apa. Saya juga tinggalnya di daerah kawasan industri nuklir, kalaupun terjadi apa-apa ya salah duluan terkena," ucap Jazi sambil tersenyum.

Untuk menjaga keamanannya, Bapeten melakukan pengawasan terhadap nuklir secara terus menerus,. Bahkan menggunakan sistem keamanan berlapis buatan Jerman.

Dalam hal ini Bapeten memiliki kewenangan yang luas terhadap pelaksanaan pekerjaan di lapangan.

Seperti diketahui, pemerintah perlu melakukan pengawasan yang didukung melalui perundang-undangan, yakni Undang-undang No.10 Tahun 1997 tentang Ketenaganukliran sebagai dasar pembentukan Bapeten.

Seperti yang dikatakan Director General dari International Atomic Energy Agency (IAEA), Yukiya Amano, bahwa selain memiliki manfaat yang besar, tenaga nuklir juga mempunyai potensi berupa bahaya radiasi.

"Untuk memberikan perlindungan terhadap masyarakat, pekerja dan lingkungan hidup dengan prinsip safety, security, dan safe guard," pungkasnya
(dyt)
Berita Terkait
Staf Ahli Mendikdasmen:...
Staf Ahli Mendikdasmen: KOSSMI 2026 Jadi Bukti Pentingnya STEM dan AI untuk Masa Depan Pendidikan Indonesia
Berebut Superpower Sains
Berebut Superpower Sains
Jokowi Akui Infrastruktur...
Jokowi Akui Infrastruktur Kesehatan dan Pendidikan Buat Daya Saing Indonesia Lemah
Sains yang Nirmakna
Sains yang Nirmakna
Jaring Talenta Bidang...
Jaring Talenta Bidang Sains, Kemendikbud Gelar Kompetisi Sains Nasional 2020
Sains, Wabah dan Agama
Sains, Wabah dan Agama
Berita Terkini
Spesies Hewan Abadi...
Spesies Hewan Abadi Ditemukan di Dasar Laut
2 jam yang lalu
Teknologi AI Chip 500Hz...
Teknologi AI Chip 500Hz Akan Mengubah Permainan Sepak Bola di Piala Dunia 2026
6 jam yang lalu
KTT AI Bergengsi Silicon...
KTT AI Bergengsi Silicon Valley, Industri Kecerdasan Buatan Memasuki Tahap Baru
6 jam yang lalu
Hacker Gunakan Asisten...
Hacker Gunakan Asisten AI Meta Mengambil Kendali Akun Instagram
7 jam yang lalu
Nvidia Siap Gandeng...
Nvidia Siap Gandeng Perusahaan China demi Kembangkan Robot Super Humanoid
1 hari yang lalu
Hubungkan Inovator Lokal...
Hubungkan Inovator Lokal dengan Jaringan Modal Internasional di The 2026 Asia Grassroots Forum
1 hari yang lalu
Infografis
9 Rudal Nuklir Pakistan...
9 Rudal Nuklir Pakistan yang Dapat Lenyapkan India
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved