Instalasi Pengolahan Air Karya Indonesia Dipuji Asing

Kamis, 22 Januari 2015 - 12:36 WIB
Instalasi Pengolahan...
Instalasi Pengolahan Air Karya Indonesia Dipuji Asing
A A A
JAKARTA - Sebuah inovasi baru lahir dari pakar Indonesia dalam pengolahan air bersih secara modern. Inovasi ini berbiaya murah dan bisa diterapkan dengan mudah diseluruh Indonesia.

"Temuan kami Instalasi Pengolahan Air (IPA) Nusantara jauh lebih bagus dibandingkan dengan inovasi pakar-pakar luar negeri, bahkan kita terdepan dalam temuan baru ini," jelas pakar Water Technology dari ITB sekaligus salah satu penemu IPA Nusantara Dr.Ing. Ir. Mohajit, MSc, dalam keterangan tertulisnya pada Sindonews, Kamis (22/1/2015).

Bersama pakar lainnya dari ITB Dr.Ir.Bagus Budwatoro, Ir. Haryo U.Kustianto dan Ir.A.Hasan Bachri, M.Eng, Mohajit menjelaskan tekhnologi yang digunakan dalam IPA ini ditujukan untuk menambah kapasitas produksi air bersih yang dikelolah oleh PDAM.

"Dengan luas area produksi yang sama, teknologi IPA Nusantara dapat memproduksi air bersih hingga 3 kali lipat. Dan teknologi ini diakui oleh pakar-pakar dari luar negeri," terang alumnus Post Doctoral, Engineering Biology and Biotechnology, University of Karlsruhe, FR Germany ini.

Dr.Ir.Bagus Budwatoro yang juga merupakan salah seorang penemu IPA Nusantara menjelaskan teknologi anak bangsa ini hingga saat ini sengaja tidak dipatenkan, dengan tujuan dapat diimplementasi secara luas diseluruh Indonesia.

"Meskipun banyak yang ingin membeli paten-nya tapi kami tidak mau mempanten-kan, kami ingin tekhnologi ini digunakan secara terbuka oleh bangsa Indonesia," terang pakar Pipeline ITB ini.

Bagus menginformasikan IPA Nusantara ini telah diimplementasi oleh PDAM Kota Bogor, Pangkal Pinang dan Bali. Keingginan agar teknologi anak bangsa Indonesia dapat tersebar luas keseluruh Indonesia, sudah tentu harus mendapat dukungan dari berbagai pihak terutama Pemerintah.

"Pemerintah SBY sebelumnya melalui target Milenium Development Goal dalam penyediaan air bersih mencapai 250.000 meter kubik, namun hingga saat ini target tersebut masih jauh karena masih menggunakan tekhnologi konvensional. Ini kesempatan bagi Pemerintahan Jokowi untuk mewujudkan target tersebut," jelas Ir. Haryo U.Kustianto.

Sementara Kepala Bagian Produksi Dekeng PDAM Kota Kota Bogor Adi Gunadi menjelaskan, dengan sistem uprating menggunakan teknologi IPA maka fasiltas yang ada sebelumnya tidak berubah, "hanya sedikit modifikasi dan hasilnya berbeda jauh dengan sistem konvensional," terangnya.

Dijelaskan, jika menggunakan teknologi konvensional maka air bersih yang dihasilkan 400 liter/detik, dan menggunakan IPA ini bisa mencapai titik maksimal 1200 liter/detik.

"Tapi secara rata-rata kami hanya menetapkan 1000 liter/detik sehingga tidak terlalu overload," jelasnya.

Ditambahkan dengan adanya tekhnologi baru di sistem IPA ini, pemenuhan kebutuhan air bersih bagi masyarakat Kota Bogor dapat terpenuhi.

"PDAM Kota Bogor hampir tiap tahun masuk kelompok 3 besar PDAM tersehat seluruh Indonesia," tutup Adi.
(dol)
Berita Terkait
Staf Ahli Mendikdasmen:...
Staf Ahli Mendikdasmen: KOSSMI 2026 Jadi Bukti Pentingnya STEM dan AI untuk Masa Depan Pendidikan Indonesia
Berebut Superpower Sains
Berebut Superpower Sains
Jokowi Akui Infrastruktur...
Jokowi Akui Infrastruktur Kesehatan dan Pendidikan Buat Daya Saing Indonesia Lemah
Sains yang Nirmakna
Sains yang Nirmakna
Jaring Talenta Bidang...
Jaring Talenta Bidang Sains, Kemendikbud Gelar Kompetisi Sains Nasional 2020
Sains, Wabah dan Agama
Sains, Wabah dan Agama
Berita Terkini
Titik Balik yang Mengubah...
Titik Balik yang Mengubah Ukuran Manusia Purba Ditemukan
5 jam yang lalu
SpaceX Berganti Nama...
SpaceX Berganti Nama Jadi SpaceXAI Bukti Fokus pada AI
9 jam yang lalu
China Ciptakan Baterai...
China Ciptakan Baterai Nuklir yang Bisa Bertahan Ribuan Tahun
15 jam yang lalu
Kontroversi Meletus...
Kontroversi Meletus antara Apple dan OpenAI, Apakah Itu?
18 jam yang lalu
Membawa Udara Bersih...
Membawa Udara Bersih ke Dalam Rumah, Bentuk Kepedulian Terbaik Saat Polusi Melanda
2 hari yang lalu
Berbasis Open Source,...
Berbasis Open Source, Equnix Dorong Ekosistem PostgreSQL
2 hari yang lalu
Infografis
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved