Pelaku Bisnis Online Tunggu Regulasi Pemerintah

Kamis, 11 Desember 2014 - 16:40 WIB
Pelaku Bisnis Online...
Pelaku Bisnis Online Tunggu Regulasi Pemerintah
A A A
JAKARTA - Pelaku bisnis online atau e-commerce di Indonesia menunggu regulasi dari pemerintah terkait perlindungan data, peraturan pajak dan server.

"Sebenarnya sih untuk pajak online kita complied (mengikuti peraturan). Sebagai pelaku e-commerce tentunya akan memenuhi semua peraturan," ujar SVP Marketing & Business Development Lazada Indonesia, Andry Huzain kepada Sindonews dalam acara Hari Bisnis Online Nasional (Habolnas) di Jakarta, Kamis (11/12/2014).

Menurutnya, regulasi yang diterapkan harus mendukung para pemain e-commerce. Karena industri ini di Indonesia terbilang baru. "Kalau bisa, pemerintah membuat regulasi terkait pajak untuk industri online secara khusus," kata Andry.

Dia juga menunggu tanggapan dari Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara mengenai regulasi yang akan diberlakukan termasuk server. "Kalau peraturannya sudah dibuat pasti kita akan memenuhinya, termasuk pajak bisnis online," imbuhnya.

Sebelumnya, Menkominfo Rudiantara menyatakan, pihaknya saat ini tengah menyelesaikan masalah bisnis online asing, dan pemerintah memiliki konsenterasi terhadap hal itu.

"Kita sedang review, biarkan pasarnya tumbuh dulu baru kita regulasi. Kalau terlalu ketat mereka takut pada kabur. Kalau saya kendorkan kasihan masyarakat karena tidak ada perlindungan," terangnya.

Sementara itu, saat ditanya soal mengomunikasikan kebijakan dengan pelaku e-commerce terkait pengaturan pajak, Rudi mengakui untuk pajak internet belum dibuat.

Dia memberikan perumpamaan atas maraknya bisnis online asing ini, ekosistemnya seperti ikan. "Kalau kita pegang terlalu keras dia akan mati, tapi kalau kita tidak erat memegangnya dia lepas. Nah, itulah pelaku e-commerce," tandasnya.
(dmd)
Berita Terkait
Ramaikan Pasar e-commerce,...
Ramaikan Pasar e-commerce, Market America Worldwide | SHOP.COM Resmi Masuk Indonesia
Waspada, Social Commerce...
Waspada, Social Commerce Bakal Digerus AI Commerce
Ipsos 2025 Membedah:...
Ipsos 2025 Membedah: Bagaimana UMKM dan Brand Lokal Berjuang di Arena E-Commerce?
ABC Berdayakan Para...
ABC Berdayakan Para Ibu Melalui Social Commerce
Ganjar Pranowo Komentari...
Ganjar Pranowo Komentari Social Commerce TikTok Shop, Apa Bedanya dengan Ecommerce?
Terkuak, Ini E-Commerce...
Terkuak, Ini E-Commerce No.1 Pilihan Penjual dan Pembeli
Berita Terkini
China Kenalkan Sistem...
China Kenalkan Sistem Identitas Digital untuk Robot Humanoid
5 jam yang lalu
Burung Merpati Punya...
Burung Merpati Punya GPS Canggih Alamiah Melebihi Teknologi Buatan Manusia
9 jam yang lalu
Sukhoi Su-47 Fondasi...
Sukhoi Su-47 Fondasi Teknologi Jet Tempur Generasi Berikutnya
12 jam yang lalu
Sam Altman Akui Salah...
Sam Altman Akui Salah Prediksinya Soal AI Ancam Pekerjaan
2 hari yang lalu
Awali 2026 dengan Kinerja...
Awali 2026 dengan Kinerja Solid, Telkom Buktikan Komitmen Disiplin Operasional
2 hari yang lalu
Dorong Ekosistem Kecerdasan...
Dorong Ekosistem Kecerdasan Artifisial, Indonesia Resmi Miliki .ai.id
2 hari yang lalu
Infografis
Driver Online Gelar...
Driver Online Gelar Aksi Mogok Massal se-Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved