Situs Online Asing Picu Kecemburuan e-Commerce Lokal

Jum'at, 14 November 2014 - 16:59 WIB
Situs Online Asing Picu...
Situs Online Asing Picu Kecemburuan e-Commerce Lokal
A A A
JAKARTA - Maraknya situs online asing masuk ke Indonesia, menimbulkan kecemburuan dari e-commerce lokal. Hal tersebut karena online dari luar tidak tersentuh kewajiban membayar pajak.

Selama ini Direktorat Jendral Pajak (DJP) Kementerian Keuangan gencar mengkampanyekan agar situs belanja online lokal membayar pajak. Namun, DJP melupakan banyaknya situs toko online asing yang memiliki market penjualan besar di Indonesia.

Situs toko online asing tak hanya mengeruk kekayaan Indonesia yang potensial marketnya dari kalangan kelas menengah, namun mereka disinyalir menghindari peaturan pajak dengan menggeser peranan toko ecerean offline.

"Dengan peralihan era digitalisasi saat ini, potensi pemasukan negara dari transaksi online luar biasa besar. Data dari lembaga riset internasional Data Corporation, selama 2011 saja tidak kurang dari Rp34 triliun dan terus meningkat hingga 30% setiap tahunnya," jelas Wasekjen BPP HIPMI, Andhika Anindyaguna kepada Sindonews.

Pria yang akrab disapa Bagoes ini sangat mendukung pemberlakukan pajak untuk bisnis online asing. Namun, dia mengingatkan untuk pelaku usaha online lokal boleh saja dikenakan pajak, tapi mungkin beberapa tahun ke depan.

Menurutnya, aturan yang dibuat jangan sampai mematikan industri online dalam negeri yang baru berkembang. Masih banyak sektor lain yang sudah lebih jelas usahanya belum dimaksimalkan pendapatan pajaknya.

"Saya rasa harus diberikan insentif lain untuk pebisnis online. Sehingga, dengan pemberlakuan sistem pajak online yang tepat sasaran, saya yakin negara bisa menambah pemasukan devisa tanpa harus mengorbankan usaha mikro/UKM," tandasnya.
(dol)
Berita Terkait
Indosat HiFi Air Hadirkan...
Indosat HiFi Air Hadirkan Internet Rumah Instan untuk Streaming hingga WFH
Tingkatkan Koneksi Internet...
Tingkatkan Koneksi Internet Saat Liburan, Passpod Luncurkan Program Internet KPK
Sinyal IM3 Terus Tersambung...
Sinyal IM3 Terus Tersambung Hingga ke Pulau Kecil
Memetakan Tanggung Jawab...
Memetakan Tanggung Jawab Platform Intermediary di Indonesia
Menkomdigi Meutya Hafid...
Menkomdigi Meutya Hafid Kunker Perdana ke NTT, Cek Jaringan Internet dan Dialog dengan Pelajar
Program Donasi Internet...
Program Donasi Internet Berbagi Tanpa Batas
Berita Terkini
China Diam-diam Simpan...
China Diam-diam Simpan Ribuan Server di Dasar Laut, Apa Tujuannya?
1 jam yang lalu
Nvidia RTX Spark: Superkomputer...
Nvidia RTX Spark: Superkomputer Kemasan Sachet, Bikin Intel dan AMD Keringat Dingin
9 jam yang lalu
Korea Selatan Kembangkan...
Korea Selatan Kembangkan Teknologi Mesin Metana untuk Roket Luar Angkasa
10 jam yang lalu
Meta Luncurkan Agen...
Meta Luncurkan Agen Bisnis di WhatsApp, Instagram, dan Messenger
14 jam yang lalu
Heboh Grab Dikabarkan...
Heboh Grab Dikabarkan Kabur Gara-Gara Aturan Baru, CEO Neneng Buka Suara
14 jam yang lalu
Ambisi Gila IPO SpaceX:...
Ambisi Gila IPO SpaceX: Kejar Rp1.350 Triliun dalam Semalam
15 jam yang lalu
Infografis
Pemilu Nasional dan...
Pemilu Nasional dan Lokal Dipisah, Apa Saja Dampaknya?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved