Gartner: SAS Pemimpin dalam Magic Quadrant 2014

Rabu, 29 Oktober 2014 - 16:11 WIB
Gartner: SAS Pemimpin...
Gartner: SAS Pemimpin dalam Magic Quadrant 2014
A A A
JAKARTA - Magic Quadrant for Data Integration Tools dari Gartner Inc’s pada semester kedua menempatkan SAS sebagai pemimpin alat integrasi data. Hasil ini diperoleh berdasarkan kelengkapan dan kemampuan SAS dalam implementasi.

“Salah satu manfaat solusi SAS Data Management adalah kemampuan melakukan pengintegrasian secara mudah dengan seluruh platform SAS Data Management,” ujar Global Product Marketing Manager for Data Management SAS, Matthew Magne dalam keterangan tertulisnya, Kamis (29/10/2014).

“Platform terpadu ini dibangun berdasarkan kualitas data (data quality) untuk mengefisienkan pengalaman pengguna (user experience) dan memastikan akses pada data yang tepat pada waktu yang tepat pula,” jelasnya.

Berdasarkan laporan Gartner, integrasi data mencakup practices, teknik arsitektur dan alat untuk secara konsisten mengakses dan mengirimkan data ke seluruh spektrum data dari area subyek data dan jenis struktur data dalam perusahaan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi data semua aplikasi dan proses bisnis.

“Lingkungan big data saat ini mengharuskan sebuah perusahaan untuk dapat mengakses sumber data yang terus berkembang, seperti Hadoop dan sumber data tradisional lainnya. Dan, dapat mengintegrasikan berbagai jenis data dengan mudah, baik itu secara fisik dan virtual dengan menggunakan data federasi dan teknologi streaming," kata Magne.

"Kami telah bekerja untuk dapat meningkatkan kemampuan ini sehingga dapat mengakses dan menganalisa data secara simpel bagi pemakai solusi kami sekaligus mengenalkan penawaran terbaru dari kami untuk meningkatkan bisnis mereka dengan kemampuan manajemen big data yang dapat dilakukan sendiri oleh para pengguna,” terangnya.

SAS Data Management membantu pelanggandalam meningkatkan proses integrasi hingga mencapai 66%. Solusi tersebut juga dapat meningkatkan produktivitas dengan bekerja melalui akses tunggal, serta memudahkan dan mempercepat akses data.

Interface yang mudah dimengerti menjadikan pengguna bisnis dapat dipercayakan mengolah data, memberikan mereka kontrol yang lebih besar, dan meringankan tugas para IT untuk mengerjakan tugas lain yang lebih penting.

SAS Data Integration telah diimplementasikan di lebih dari 14.000 organisasi seluruh dunia.
Pelajari lebih lanjut mengenai SAS Data Management and SAS Data Integration.
(dmd)
Berita Terkait
SAS Designs Hadirkan...
SAS Designs Hadirkan Layanan Home Service yang Jangkau Seluruh Indonesia
Tonjolkan Ciri Khas...
Tonjolkan Ciri Khas Indonesia, SAS Designs Jadi Pilihan Para Artis Tanah Air
Kunci Sukses Rakesh...
Kunci Sukses Rakesh Bhagwandas Daryanani, Perancang Baju Formal Pilihan Para Artis
Pelaku Pembunuhan Koordinator...
Pelaku Pembunuhan Koordinator Sekuriti PT SAS Mura Dibekuk
Kelabui Taliban, Tentara...
Kelabui Taliban, Tentara SAS Menyamar Wanita dengan Burqa
Hari Santri, SAS Institute:...
Hari Santri, SAS Institute: Momentum Perjuangkan Masyarakat Pesantren
Berita Terkini
China Diam-diam Simpan...
China Diam-diam Simpan Ribuan Server di Dasar Laut, Apa Tujuannya?
54 menit yang lalu
Nvidia RTX Spark: Superkomputer...
Nvidia RTX Spark: Superkomputer Kemasan Sachet, Bikin Intel dan AMD Keringat Dingin
8 jam yang lalu
Korea Selatan Kembangkan...
Korea Selatan Kembangkan Teknologi Mesin Metana untuk Roket Luar Angkasa
9 jam yang lalu
Meta Luncurkan Agen...
Meta Luncurkan Agen Bisnis di WhatsApp, Instagram, dan Messenger
13 jam yang lalu
Heboh Grab Dikabarkan...
Heboh Grab Dikabarkan Kabur Gara-Gara Aturan Baru, CEO Neneng Buka Suara
13 jam yang lalu
Ambisi Gila IPO SpaceX:...
Ambisi Gila IPO SpaceX: Kejar Rp1.350 Triliun dalam Semalam
15 jam yang lalu
Infografis
Khamenei Tewas, 4 Nama...
Khamenei Tewas, 4 Nama Masuk Bursa Calon Pemimpin Tertinggi Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved