Perangkat Mungil Bisa Jadi Implan Jantung

Selasa, 20 Mei 2014 - 10:48 WIB
Perangkat Mungil Bisa...
Perangkat Mungil Bisa Jadi Implan Jantung
A A A
ARIZONA - Bagaimana jika kartu kredit di dompet Anda suatu hari bisa jadi sumber kekuatan jantung Anda? Dilansir dari Slashgear, Selasa (20/5/2014) para peneliti di Stanford telah menciptakan perangkat elektronik yang lebih kecil dari sebutir beras, yang dapat memompa jantung dengan perangkat seukuran kartu kredit.

Tujuannya adalah untuk menggunakannya sebagai implan bagi manusia, telah diuji sebagai alat pacu jantung untuk kelinci. Para perangkat pionir pengisian daya menyebutnya sebagai mid-field transfer nirkabel. Tim yang dipimpin oleh Insinyur Stanford Listrik, Ada Poon menciptakan perangkat dan teknologi powering itu, yang melakukan komunikasi ke tahap selanjutnya.

Metode pengisian daya baru menggunakan energi sebanyak smartphone, dan menawarkan radiasi jauh di bawah ambang batas untuk sisi keselamatan.

Para pionir perangkat protokol pengisian baru yang disebut mid-field transfer nirkabel . Sebuah tim yang dipimpin oleh Insinyur Stanford Listrik Ada Poon menciptakan perangkat dan teknologi powering itu , yang pada dasarnya mengambil komunikasi dekat lapangan ke tingkat berikutnya . Metode pengisian baru menggunakan sekitar energi sebanyak smartphone , dan menawarkan up radiasi jauh di bawah ambang batas kami untuk keselamatan .

Para ilmuwan harus melakukan dengan bahan yang berbeda, dan bagaimana sebuah perangkat dapat terisi daya secara situasional.

Menggunakan tubuh kita sebagai saluran, teknologi pengisian daya mid-filed akan menggunakan gelombang elektromagnetik yang merambat secara berbeda ketika terjadi kontak dengan kulit. Kemudian bergerak lebih cepat dan kuat ketika memiliki kekuatan fisik.

Teknologi ini memiliki segala macam manfaat, dari alat bantu dengar kecil hingga alat pacu jantung bagi manusia. Perangkat juga dapat bermanfaat untuk mengobati penyakit kronis, atau masalah neurologis.
Mengingat cara kerja perangkat mungil pengisi daya, dapat ditanamkan cukup dalam ke dalam tubuh dan masih tetap bekerja, asalkan perangkat pengisian daya berada di sekitarnya.
(dyt)
Berita Terkait
Staf Ahli Mendikdasmen:...
Staf Ahli Mendikdasmen: KOSSMI 2026 Jadi Bukti Pentingnya STEM dan AI untuk Masa Depan Pendidikan Indonesia
Berebut Superpower Sains
Berebut Superpower Sains
Jokowi Akui Infrastruktur...
Jokowi Akui Infrastruktur Kesehatan dan Pendidikan Buat Daya Saing Indonesia Lemah
Sains yang Nirmakna
Sains yang Nirmakna
Jaring Talenta Bidang...
Jaring Talenta Bidang Sains, Kemendikbud Gelar Kompetisi Sains Nasional 2020
Sains, Corona, dan Agama
Sains, Corona, dan Agama
Berita Terkini
Elon Musk Minta Tak...
Elon Musk Minta Tak Perlu Takut dengan AI, Nikmati Saja
21 jam yang lalu
Biznet Gio dan IMV Hadirkan...
Biznet Gio dan IMV Hadirkan Solusi Hybrid Cloud, Dukung Transformasi Smart Manufacturing
1 hari yang lalu
Rumor Nintendo Switch...
Rumor Nintendo Switch 2: Remake Ocarina of Time dengan Kontroler Zelda Pro
1 hari yang lalu
AI Buatan China Meraih...
AI Buatan China Meraih Skor Sempurna di Olimpiade Matematika Dunia
1 hari yang lalu
Akankah iPhone 20 Pro...
Akankah iPhone 20 Pro Max Memiliki Layar Terbesar dalam Sejarah?
1 hari yang lalu
Meta Kembangkan Aplikasi...
Meta Kembangkan Aplikasi Prediksi Pasar Mirip Polymarket
2 hari yang lalu
Infografis
Tahapan Penerimaan Sekolah...
Tahapan Penerimaan Sekolah Kedinasan 2026, Lulus Bisa Jadi Calon PNS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved