Tata gandeng Mitsubishi bangun layanan IT di Jepang
Senin, 21 April 2014 - 19:50 WIB
Tata gandeng Mitsubishi bangun layanan IT di Jepang
A
A
A
Sindonews.com - Perusahaan outsourcing terbesar di India, Tata Consultancy Services (TCS) dan Mitsubishi Corp sepakat bekerja sama membuat layanan software provider di Jepang dengan menghasilkan pendapatan tahunan diperkirakan sebesar USD600 juta.
Tata Consultancy Services Jepang, Nippon TCS Solution Center dan IT Frontier Corp - unit Mitsubishi - akan bergabung membuat penyedia layanan berdasarkan perjanjian dijadwalkan yang akan ditetapkan pada Juni 2014.
"Transaksi strategis ini menandakan komitmen serius di pasar Jepang," kata Kepala Eksekutif TCS, N Chandrasekaran dalam pernyataannya bersama Mitsubishi, seperti dilansir dari e-Science News, Senin (21/4/2014).
"TCS sekarang akan memiliki skala kehadiran lokal yang kuat dan lengkap, dengan kemampuan global kami untuk melayani perusahaan Jepang secara efektif serta mempercepat pertumbuhan kami di pasar Jepang," tambahnya.
TCS Jepang akan memiliki saham 51 persen di perusahaan baru tersebut, sementara Mitsubishi Corp memegang 49 persen. TCS juga memiliki opsi untuk meningkatkan jumlah sahamnya di masa mendatang. Perjanjian tersebut memberikan TCS skala dan keahlian untuk meningkatkan kehadirannya di pasar IT Jepang.
Perusahaan akan mulai melakukan ekspansi pada Juli, dengan pendapatan diperkirakan lebih dari USD600 juta per tahun. Pekan lalu, TCS melaporkan kenaikan 48,2 persen laba bersih kuartalan, yang dipimpin kontrak pasar di Eropa.
TCS memperkirakan usaha patungan baru menghasilkan lebih banyak omzet di Jepang. Di mana analis memproyeksikan pasar IT di Jepang bernilai lebih dari USD100 miliar.
"Kesempatan bagi kami adalah menggunakan model jaringan global untuk melayani pelanggan lokal dan Jepang dalam upaya internasional mereka," tambah Direktur Keuangan TCS, Rajesh Gopinathan.
Tata Consultancy Services Jepang, Nippon TCS Solution Center dan IT Frontier Corp - unit Mitsubishi - akan bergabung membuat penyedia layanan berdasarkan perjanjian dijadwalkan yang akan ditetapkan pada Juni 2014.
"Transaksi strategis ini menandakan komitmen serius di pasar Jepang," kata Kepala Eksekutif TCS, N Chandrasekaran dalam pernyataannya bersama Mitsubishi, seperti dilansir dari e-Science News, Senin (21/4/2014).
"TCS sekarang akan memiliki skala kehadiran lokal yang kuat dan lengkap, dengan kemampuan global kami untuk melayani perusahaan Jepang secara efektif serta mempercepat pertumbuhan kami di pasar Jepang," tambahnya.
TCS Jepang akan memiliki saham 51 persen di perusahaan baru tersebut, sementara Mitsubishi Corp memegang 49 persen. TCS juga memiliki opsi untuk meningkatkan jumlah sahamnya di masa mendatang. Perjanjian tersebut memberikan TCS skala dan keahlian untuk meningkatkan kehadirannya di pasar IT Jepang.
Perusahaan akan mulai melakukan ekspansi pada Juli, dengan pendapatan diperkirakan lebih dari USD600 juta per tahun. Pekan lalu, TCS melaporkan kenaikan 48,2 persen laba bersih kuartalan, yang dipimpin kontrak pasar di Eropa.
TCS memperkirakan usaha patungan baru menghasilkan lebih banyak omzet di Jepang. Di mana analis memproyeksikan pasar IT di Jepang bernilai lebih dari USD100 miliar.
"Kesempatan bagi kami adalah menggunakan model jaringan global untuk melayani pelanggan lokal dan Jepang dalam upaya internasional mereka," tambah Direktur Keuangan TCS, Rajesh Gopinathan.
(dmd)