Pinla3D tawarkan jasa 'kloning' manusia

Rabu, 12 Maret 2014 - 14:42 WIB
Pinla3D tawarkan jasa...
Pinla3D tawarkan jasa 'kloning' manusia
A A A
Sindonews.com - Mengeluarkan Rp328 juta, Anda bisa membeli Nissan X-Trail keluaran 2009 atau rumah mungil di Jakarta. Tapi, bisa juga Anda mendapatkan boneka diri sendiri dengan ukuran life-sized atau ukuran penuh. Ya, tahun ini teknologi 3D printing memang mulai populer. Banyak perusahaan baru yang masuk ke dalam industri dan menghadirkan berbagai layanan dan bisnis model.

Seperti perusahaan asal China Pinla3D yang baru saja mendirikan gerai baru di pusat perbelanjaan Nanjing, China. Keunikan perusahaan tersebut ada pada jasa yang mereka tawarakan: mencetak “kloning” tubuh manusia mulai dari seukuran action figure kecil (5 inci) hingga benar-benar sama persis dengan ukuran aslinya.

Harganya? Untuk action figure 5 inci Anda cukup merogoh kocek USD160 (Rp1,8 jutaan). Sedangkan hasil cetak seukuran asli harganya USD28.550 atau Rp328 juta. Caranya mudah sekali. Pengguna hanya perlu di-scan tubuhnya selama beberapa menit. Setelah itu, proses mencetak dalam bentuk 3D butuh waktu agak lama. Yakni sekitar 2 atau tiga minggu.

Dilansir dari situs 3Dprint, Rabu (12/3/2014) hasil cetak Pinla3D cukup bagus. Bahannya terbuat dari material polymer yang cukup kuat, memberikan kesan seperti keramik. Bisa jadi Pinla3D adalah perusahan pertama yang menawarkan jasa untuk mencetak “cloning” tubuh manusia lewat printer 3D. Tapi, seperti yang disebut diatas, sudah banyak sekali perusahaan 3D printer yang menawarkan berbagai jasa cetak.

Sebut saja Shapify. Dengan harga USD79, perusahaan ini bisa mencetak replika tubuh manusia. Tapi ukurannya hanya terbatas skala 1:20 saja. Dan tidak repot datang ke mal, karena jika Anda memiliki Xbox Kinect, Anda bisa menggunakan alat tersebut.

Pilihan lainnya adalah perusahaan MakerBot yang sudah memiliki tiga toko ritel 3D Photo Booth di New York, Boston, dan Greenwich. Di toko tersebut, Anda bisa melakukan scanning kepala hingga bahu, dan mendapatkan haisl cetak 3D monokrom diri Anda.

Biaya scannya hanya USD5, sementara hasil cetaknya dibanderoal USD20 hingga USD60, tergantung dari ukurannya. Setelah selfie, bisa jadi mencetak replika diri sendiri akan menjadi tren di masa depan.
(dol)
Berita Terkait
Staf Ahli Mendikdasmen:...
Staf Ahli Mendikdasmen: KOSSMI 2026 Jadi Bukti Pentingnya STEM dan AI untuk Masa Depan Pendidikan Indonesia
Berebut Superpower Sains
Berebut Superpower Sains
Jokowi Akui Infrastruktur...
Jokowi Akui Infrastruktur Kesehatan dan Pendidikan Buat Daya Saing Indonesia Lemah
Sains yang Nirmakna
Sains yang Nirmakna
Jaring Talenta Bidang...
Jaring Talenta Bidang Sains, Kemendikbud Gelar Kompetisi Sains Nasional 2020
Sains, Wabah dan Agama
Sains, Wabah dan Agama
Berita Terkini
Teknologi Deteksi Deepfake...
Teknologi Deteksi Deepfake Nvidia Mencapai Akurasi 94%
9 jam yang lalu
Motorola Razr Fold Diluncurkan,...
Motorola Razr Fold Diluncurkan, Lipatan Smartphone Tidak Terlihat
18 jam yang lalu
Bug Windows 11 Terdeteksi...
Bug Windows 11 Terdeteksi Menguras Penyimpanan SSD Pengguna hingga 70GB
20 jam yang lalu
Dorong Transformasi...
Dorong Transformasi Berkelanjutan, TelkomGroup Resmi Gelar Culture Festival 2026
1 hari yang lalu
Perkuat Gerbang Digital...
Perkuat Gerbang Digital Indonesia, TelkomGroup, NDP, dan BW Digital Hadirkan Sistem Kabel Laut NCC
1 hari yang lalu
Israel Kerahkan Senjata...
Israel Kerahkan Senjata Super HYPNOSIS untuk Butakan Semua Target Terbang
1 hari yang lalu
Infografis
Ilmuwan Ungkap Aktivitas...
Ilmuwan Ungkap Aktivitas Otak Manusia Menjelang Kematian
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved