Amazon Rekrut 100.000 Karyawan Baru Demi Memenuhi Tingginya Permintaan

Selasa, 17 Maret 2020 - 17:01 WIB
Amazon Rekrut 100.000...
Amazon Rekrut 100.000 Karyawan Baru Demi Memenuhi Tingginya Permintaan
A A A
WASHINGTON - Seiring menyebarnya virus corona Covid-19, masyarakat di berbagai negara diimbau untuk seminim mungkin melakukan aktivitas di luar rumah. Akibatnya, pembelian kebutuhan sehari-hari yang dilakukan secara daring melalui e-commerce ikut melonjak.

Hal serupa juga dialami oleh Amazon. Demi memenuhi kebutuhan permintaan, raksasa marketplace asal Amerika Serikat ini menambah 100.000 karyawan baru. Mereka akan ditempatkan di bagian gudang dan pengiriman barang.

Tidak hanya itu, melansir dari laman The Verge, Selasa (17/3/2020), perusahaan milik Jeff Bezos ini juga menaikkan upah pekerjanya di AS sebesar USD2 per jam.

Pasca-Pemerintah Paman Sam memutuskan agar warganya tetap diam di rumah demi terhindar dari COVID-19, pembelian bahan makanan dan perlengkapan rumah tangga lain dibeli menggunakan e-commerce.

Karena tingginya permintaan, Amazon telah mengumumkan pengiriman barang akan mengalami keterlambatan. Ini disebabkan minimnya persediaan pada beberapa kebutuhan pokok.

“Kami melihat peningkatan permintaan yang signifikan, yang artinya meningkat juga kebutuhan tenaga kerja,” kata Dave Clark, Senior Vice President of Worldwide Operations.

Di sisi lain, negara bagian AS seperti New York dan Ohio telah menutup sementara aktivitas bisnisnya demi memperlambat penyebaran virus Corona. Imbasnya ribuan karyawan menjadi pengangguran dan tidak memiliki pendapatan selama beberapa pekan ke depan. Melihat peluang ini, Amazon membuka kesempatan merekrut mereka untuk dipekerjakan.
(mim)
Berita Terkait
Kebutuhan Belanja Masyarakat...
Kebutuhan Belanja Masyarakat Lewat Online Kian Masif
Platform Belanja Online...
Platform Belanja Online PGMall Memperluas Pangsa Pasar Internasional
Riset IPSOS: Shopee...
Riset IPSOS: Shopee Raih Peringkat Pertama di Indikator Tingkat Kepuasan Pengguna E-Commerce
Subsidi Ongkos Kirim...
Subsidi Ongkos Kirim E-Commerce dari Pemerintah Batal
Belanja Online Jadi...
Belanja Online Jadi Gaya Hidup, E-Commerce Diyakini AkanTetap Tumbuh
Terkuak, Ini E-Commerce...
Terkuak, Ini E-Commerce No.1 Pilihan Penjual dan Pembeli
Berita Terkini
Ini Susunan Direksi...
Ini Susunan Direksi dan Komisaris Terbaru Telkomsel 2026
10 jam yang lalu
Kuburan Paus Terbesar...
Kuburan Paus Terbesar dalam Sejarah Ditemukan di dasar Samudra Hindia
12 jam yang lalu
SpaceX Siap Luncurkan...
SpaceX Siap Luncurkan Pusat Data AI di Orbit Paling Cepat Tahun 2027
12 jam yang lalu
Mengenal Siri AI di...
Mengenal Siri AI di WWDC 2026 dan Apa Saja Fitur Barunya?
20 jam yang lalu
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
21 jam yang lalu
Apa Itu Siri AI Apple...
Apa Itu Siri AI Apple dan Mengapa 1,3 Miliar iPhone Tak Bisa Menjalankannya?
21 jam yang lalu
Infografis
Siapa John Ternus, Bos...
Siapa John Ternus, Bos Baru Apple Pengganti Tim Cook?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved