Virus Corona Bukanlah Penyakit Baru Bagi Anjing

Kamis, 12 Maret 2020 - 06:02 WIB
Virus Corona Bukanlah...
Virus Corona Bukanlah Penyakit Baru Bagi Anjing
A A A
JAKARTA - Beberapa hari lalu, beredar kabar bahwa anjing di Hong Kong terkena virus corona Covid-19. Namun, anjing tersebut tidak menunjukkan gejala Covid-19 seperti yang ada di manusia.

Menurut Novi Wulandari, dokter sekaligus pemerhati hewan di Indonesia, menjelaskan, virus corona merupakan virus yang memiliki jenis bermacam-macam. Covid-19 merupakan jenis virus corona yang bisa menginfeksi manusia, tetapi tidak kepada hewan peliharaan seperti anjing.

Jenis virus corona yang ada di anjing bernama Canine Coronavirus (CCV). “Corona virus yang menginfeksi manusia dan anjing berbeda jenis. Keduanya tidak dapat saling menularkan,” tegas Novi, saat ditemui di kawasan Menteng, Jakarta, Rabu (11/3/2020).

Virus corona, lanjut Novi, bukanlah penyakit baru bagi anjing. Efek CCV pada anjing hanya menyerang saluran pencernaan, yang menyebabkan peradangan ringan pada saluran pencernaannya.

Kendati demikian, bisa menjadi fatal jika ikut terinfeksi virus Parvo, yang menyebabkan anjing diare berdarah berulang-ulang. Ketika terkena CCV, daya imun tubuh anjing menjadi lemah, dan mudah terkena virus lain. Indikasi anjing terkena virus ini adalah demam, lesu, dan tidak mau makan.

Penularan CCV pada anjing bisa melalui kotoran anjing yang sebelumnya terinfeksi. Sebab, ketika anjing sehat menginjak kotoran anjing terinfeksi, anjing cenderung membersihkannya dengan menjilat. Saat itulah anjing sehat dapat ikut terinfeksi.

“Masuknya lewat organ mulut. Bisa juga melalui makanan atau saat anjing melakukan perkawinan,” jelas Novi.

Untuk menyembuhkan virus corona CCV, kebersihan serta kesehatan anjing harus diperhatikan. Selain itu, vaksin kepada anjing juga perlu rutin dilakukan untuk meningkatkan daya tahan tubuhnya.

“Tidak bisa disembuhkan pakai obat. Harus dari sistem imun dan daya tahan tubuh anjing untuk menghilangkan virusnya,” imbuhnya.

Sama seperti virus lainnya, virus corona jenis CCV berkembang biak dengan masuk ke dalam di intisel. Sedangkan obat hanya masuk ke dalam darah saja. Ketika daya tahan tubuh anjing kuat, virus di dalam intisel bisa dengan sendirinya keluar melalui kotoran atau pembuangan lainnya, seperti mulut dan hidung.
(wbs)
Berita Terkait
Virus Corona di Italia...
Virus Corona di Italia Terus Menyebar
Sengkarut Menaklukkan...
Sengkarut Menaklukkan Wabah Virus Korona
Kemenkes Umumkan Covid-19...
Kemenkes Umumkan Covid-19 Varian Baru Masuk Indonesia
Covid-19 di DKI Jakarta...
Covid-19 di DKI Jakarta Meningkat, Iklim Pancaroba jadi Salah Satu Penyebabnya
Sempat Dirawat Intensif,...
Sempat Dirawat Intensif, 2 Pasien Positif Covid-19 Meninggal Dunia
Harga BBM dan Wabah...
Harga BBM dan Wabah Virus Korona
Berita Terkini
Rudal AGM-188A Rusty...
Rudal AGM-188A Rusty Dagger, Membentuk Masa Depan Medan Perang
3 jam yang lalu
Ilmuwan Temukan Penyebab...
Ilmuwan Temukan Penyebab Baru di Balik Peningkatan Lemak Perut Seiring Bertambahnya Usia
18 jam yang lalu
Korea Selatan Izinkan...
Korea Selatan Izinkan Robot AI Otonom untuk Memeriksa Pesawat Terbang
23 jam yang lalu
Telkom Pacu Pertumbuhan...
Telkom Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan Melalui Penguatan Tata Kelola Korporasi dan Kapabilitas Manajerial
1 hari yang lalu
Tak Perlu Ganti SIM...
Tak Perlu Ganti SIM Card saat Liburan ke Luar Negeri, Ini Caranya
1 hari yang lalu
Jepang Gunakan Polisi...
Jepang Gunakan Polisi Wanita Berbasis AI untuk Memerangi Penipuan Identitas
1 hari yang lalu
Infografis
Siapa John Ternus, Bos...
Siapa John Ternus, Bos Baru Apple Pengganti Tim Cook?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved