Kecerdasan Buatan Alibaba Sanggup Deteksi 96% Infeksi Virus Corona

Rabu, 04 Maret 2020 - 12:00 WIB
Kecerdasan Buatan Alibaba...
Kecerdasan Buatan Alibaba Sanggup Deteksi 96% Infeksi Virus Corona
A A A
BEIJING - Epidemi virus Corona atrau COVID-19 terus berkembang di seluruh dunia. Untuk mempercepat pendeteksian, perusahaan raksasa China, Alibaba, telah melatih algoritma kecerdasan buatannya untuk melacak virus tersebut. Sekarang, mereka mencapai tingkat keberhasilan 96%.

Berkat kemajuan ini, memungkinkan kita untuk mengidentifikasi pasien lebih cepat. Dengan cara ini pula, mereka dapat mempercepat perawatan dan bisa membatasi kemungkinan penularan.

Hanya Butuh Waktu 20 Detik untuk Memeriksa Virus Corona
Alibaba merupakan perusahaan teknologi tinggi terbesar kedua di China, tepat di belakang Tencent. Karena itu, layaknya Amazon dan Google, mereka memiliki cabang di berbagai industri, termasuk kesehatan.

Mengambil keuntungan dari sumber daya yang tersedia dalam hal daya komputasi dan teknologi, Alibaba memulai pelatihan algoritma kecerdasan buatannya untuk mendeteksi keberadaan virus Corona COVID-19 pada pasien yang berpotensi terinfeksi, berkat CT scan.

Model kecerdasan buatan ini telah dilatih dengan foto lebih dari 5.000 pasien dengan COVID-19. Para peneliti mengatakan, mereka sekarang dapat mendeteksi infeksi oleh virus Corona dengan efisiensi 96%.

Teknologi kecerdasan buatan ini sudah tersedia di Rumah Sakit Zhengzhou di Provinsi Henan. Sistem segera tersedia di ratusan perusahaan lainnya. Termasuk Provinsi Hubei, Guangdong dan Anhui.

Keuntungan utama kecerdasan buatan ini ialah kecepatannya. Bagaimana tidak, perangkat lunak hanya membutuhkan waktu 20 detik untuk memberikan putusan sementaranya. Sedangkan seorang ahli radiologi membutuhkan waktu 5-15 menit untuk menganalisis gambar-gambar yang bisa berjumlah 300 per pasien.

Jika sistem ini adalah yang pertama untuk Covid-19, maka kita telah melihat penggunaan AI untuk penyakit, seperti yang diuji oleh Google untuk mendeteksi kanker payudara dan bahkan yang memungkinkan deteksi dini gigi berlubang.
(mim)
Berita Terkait
Manfaat Artificial Intelligence...
Manfaat Artificial Intelligence Sebagai Pendukung Sumber Daya Kesehatan, Ini Kata dr Indira
Artificial Intelligence...
Artificial Intelligence Dinilai Akan Tentukan Masa Depan Dunia
TP Indonesia Luncurkan...
TP Indonesia Luncurkan TP.ai FAB: Merintis Era Operasi Cerdas Berbasis Manusia
BigBox AI Tingkatkan...
BigBox AI Tingkatkan Loyalitas Pelanggan
MNC University Siap...
MNC University Siap Dukung Mahasiswa Kembangkan Bisnis Berbasis AI
World AI-Show Indonesia...
World AI-Show Indonesia 2025, Ada Robot yang Bisa Berbahasa Daerah!
Berita Terkini
China Kenalkan Sistem...
China Kenalkan Sistem Identitas Digital untuk Robot Humanoid
11 jam yang lalu
Burung Merpati Punya...
Burung Merpati Punya GPS Canggih Alamiah Melebihi Teknologi Buatan Manusia
15 jam yang lalu
Sukhoi Su-47 Fondasi...
Sukhoi Su-47 Fondasi Teknologi Jet Tempur Generasi Berikutnya
18 jam yang lalu
Sam Altman Akui Salah...
Sam Altman Akui Salah Prediksinya Soal AI Ancam Pekerjaan
2 hari yang lalu
Awali 2026 dengan Kinerja...
Awali 2026 dengan Kinerja Solid, Telkom Buktikan Komitmen Disiplin Operasional
2 hari yang lalu
Dorong Ekosistem Kecerdasan...
Dorong Ekosistem Kecerdasan Artifisial, Indonesia Resmi Miliki .ai.id
2 hari yang lalu
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved