20 Persen Pendapatan Warga Afrika Hanya untuk Akses Internet 1GB

Selasa, 18 Februari 2020 - 06:01 WIB
20 Persen Pendapatan...
20 Persen Pendapatan Warga Afrika Hanya untuk Akses Internet 1GB
A A A
WASHINGTON -
Hasil riset The Alliance for Affordable Internet (A4AI) mengungkapkan, dari seluruh dunia, akses internet di negara-negara Afrika merupakan yang termahal.

Rata-rata warga di beberapa negara di Afrika harus rela mengeluarkan 7,12% dari penghasilannya, hanya untuk mengakses internet sebanyak 1GB. Bahkan, ada juga yang harus mengeluarkan hingga seperlima pendapatannya setiap bulan.

Misalnya, masyarakat di Kongo, Afrika Tengah, harus mengeluarkan 20% dari gaji mereka untuk mendapatkan akses internet 1GB. Padahal, di negara-negara lain, seperti Mesir, kuota internet yang sama cukup terjangkau, hanya seharga 0,5% dari total pendapatan. Atau di Mauritius, hanya 0,59% dari pendapatan.

Melansir dari CNN, Senin (17/2/2020), fakta ini terungkap setelah A4AI melakukan penelitian terkait keterjangkauan internet di 136 negara-negara di dunia, yang masyarakatnya memiliki penghasilan rendah dan menengah.

Negara-negara yang termasuk berpenghasilan menengah antara lain Malaysia, Kolombia, India, Jamaika, Afrika Selatan, dan Ghana. Sementara itu, negara-negara berpenghasilan rendah antara lain Nepal, Mali, Liberia, Yaman, dan Mozambik.

Menurut laporan penelitian ini, mahalnya internet di Benua Mutiara Hitam akibat pasar yang lesu dan tindakan monopoli. Untuk itu, A4AI merekomendasikan untuk dilakukannya liberalisasi pasar.

Selain itu, aliansi juga menyarankan langkah-langkah efektif untuk meningkatkan daya saing. Dengan berpindah ke pasar multioperator bisa mengurangi mahalnya akses internet di sana.

Tidak hanya itu, dalam laporan tersebut, A4AI juga mendorong adanya akses internet gratis di ruang publik, dan telencenter untuk mengisi kekosongan pasar.

Menurut aliansi, pendekatan ini diambil untuk memastikan wilayah-wilayah seperti pedesaan dan pinggiran kota, juga bisa mengakses internet dengan mudah, agar dapat merasakan manfaat ekonomi dan sosial dari teknologi ini.
(wbs)
Berita Terkait
Antisipasi Hoaks dengan...
Antisipasi Hoaks dengan Memeriksa Fakta dan Berita di Internet
Berbekal eSIM Traveling...
Berbekal eSIM Traveling 5G, Liburan di Luar Negeri Makin Mudah Akses Internet
Menjaga Stabilitas Jaringan...
Menjaga Stabilitas Jaringan lewat Netmonk Internet Quality 
Serba 99 Ribu Ditambah...
Serba 99 Ribu Ditambah Cashback, Promo Kuota Internet Siap Diserbu di Aplikasi MotionPay!
Dari Sinyal ke Sentuhan,...
Dari Sinyal ke Sentuhan, PLN Icon Plus Terkoneksi Tanpa Sekat dengan Pelanggan ICONNET
Pemda Dinilai Bikin...
Pemda Dinilai Bikin Mahal Biaya Akses Internet di Indonesia
Berita Terkini
Meta Akui Chatbot AI...
Meta Akui Chatbot AI Menyebabkan Ribuan Akun Instagram Diretas
2 jam yang lalu
Hadirkan Panggung Hiburan...
Hadirkan Panggung Hiburan dan Aksi Sosial, Truk SnackVideo 2026 Keliling Berbagai Daerah
7 jam yang lalu
BRIN Teliti Rafflesia...
BRIN Teliti Rafflesia Anambas yang Viral, Bunga Langka Jenis Baru?
7 jam yang lalu
RTX 5070Ti, OLED, dan...
RTX 5070Ti, OLED, dan Bola Sepak: Laptop Piala Dunia Buatan Lenovo Ini Harganya Rp62 Juta
8 jam yang lalu
Helikopter S-300 Tak...
Helikopter S-300 Tak Berawak Jadi Senjata Anti-kapal Selam
10 jam yang lalu
X Luncurkan Fitur Reaksi...
X Luncurkan Fitur Reaksi Video untuk Pengguna iOS
14 jam yang lalu
Infografis
Diskon dan Pembebasan...
Diskon dan Pembebasan BBNKB untuk Warga Jakarta!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved