Tren Ancaman Keamanan Siber di Ekosistem E-Commerce

Rabu, 11 Desember 2019 - 11:03 WIB
Tren Ancaman Keamanan...
Tren Ancaman Keamanan Siber di Ekosistem E-Commerce
A A A
JAKARTA - Badan Siber dan Sandi Negara menyebut ada tren ancaman ekosistem keamana siber e-commerce di Indonesia.

Kasubdit Identifikasi Kerentanan dan Penilaian Risiko Perdagangan Berbasis Elektronik BSSN Intan Rahayu menyebut ancaman global yang mungkin saja menyerang adalah Ransomware Evolution .

Meski serangan itu tidak begitu sering terjadi, tapi sekali kena akan memiliki dampak yang besar.

"Apalagi ketika data yang kelola semua terenskripsi oleh Ransomware lalu dimintakan blackmail angka untuk bisa membuka file-file kita," paparnya di Jakarta, Selasa (10/12/2019).

Kedua, ada IoT Threats. IoT sendiri adalah ketika kita memiliki perangkat yang terhubung langsung dengan internet. Tapi, penggunaan teknologi ini rupanya menimbulkan resiko yakni penggunaan password yang tidak pernah diganti.

"Seperti di tempat kesehatan, banyak sekali yang menggunakan IoT. Nah mereka mungkin memanfaatkan itu sebagai media kesehatan saja, bukan sebagai suatu aset informasi" tutur Intan.

Selanjutnya adalah Kecerdasan Buatan atau Artificial Intelligence (AI). AI didesain untuk mengetahui aktivitas kita sehari-hari yang ke depannya dibuat menjadi sistem.

"Ancamannya AI ketika sistem itu menjadi sangat kompleks kita gak bisa mengendalikan sistem itu, oleh karena itu semua perubahan-peruabahan dr sistem harus tercatat," katanya.

Kemudian yang menjadi ancaman keamanan adalah serverless applications vurnerability yang salah satu contohnya Cloud atau komputasi awan.

Ketika menyimpan data yang tidak menggunakan server milik sendiri, berarti ada pihak lain yang memproses data-data milik e-commerce ini. "Nah, ini juga harus kita perhatikan kerawanan dan mengamankannya," imbuhnya.

Terakhir, ada revolusi Blockchain dan data bridge atau kebocoran data. Jika dilihat dari satatistiknya blockchain trennya semakin tinggi dan tren yang paling banyak menggunakan protokol atau metode ini adalah bitcoin.
(wbs)
Berita Terkini
Melihat Lebih Dekat...
Melihat Lebih Dekat Fasilitas Penyimpanan Limbah Nuklir Pertama di Dunia
2 jam yang lalu
ChatGPT Jadi Aplikasi...
ChatGPT Jadi Aplikasi Tercepat Mencapai 1 Miliar Pengguna di Seluruh Dunia
5 jam yang lalu
Microsoft Klaim Chip...
Microsoft Klaim Chip Kuantum Baru 1.000 Kali Lebih Stabil
9 jam yang lalu
Penemuan Mengejutkan...
Penemuan Mengejutkan dari Mumi Oezti Berusia 5.000 Tahun Dibeberkan
1 hari yang lalu
Fokus Penataan Portofolio,...
Fokus Penataan Portofolio, TelkomMetra Gandeng Fullerton Health untuk Ekspansi AdMedika Group
1 hari yang lalu
Spesies Hewan Abadi...
Spesies Hewan Abadi Ditemukan di Dasar Laut
1 hari yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved