Selandia Baru Dapat Serangan Besar-Besaran Dunia Maya

Kamis, 30 Mei 2019 - 10:01 WIB
Selandia Baru Dapat...
Selandia Baru Dapat Serangan Besar-Besaran Dunia Maya
A A A
JAKARTA - Pemerintah Selandia Baru menghadapi 'serangan dunia maya yang sistematis dan khusus' yang mengakibatkan kebocoran keuangan yang memalukan menjelang perundingan anggaran minggu ini.

Menteri Keuangan Gabriel Makhlouf mengatakan dia telah merujuk masalah ini ke polisi atas saran dinas intelijen.

Dia mengatakan para peretas menyerang sistem pemerintah 2.000 kali dalam 48 jam dengan menyaksikan mereka mendapatkan dokumen terkait anggaran yang tidak dirilis hingga Kamis.

"Para peretas dapat menembus dan memperoleh beberapa informasi tidak semua anggaran," katanya kepada Radio Selandia Baru hari ini.

Menjadi salah satu pelanggaran pertama keamanan terbesar di tahun 2019, aset digital Cryptopia exchange yang berbasis di Selandia Baru diduga diretas minggu ini. Sebuah platform melaporkan kejadian ini melalui Twitter pada 15 Januari lalu, menyebutkan “kerugian signifikan.” Sementara kejadian ini telah dikonfirmasi oleh kepolisian lokal, banyak hal-hal penting — termasuk jumlah dan judul token yang dicuri — masih dirahasiakan.

Menurut the New Zealand Government Companies Register, Cryptopia memiliki total 90 pemegang saham. Mayoritas saham dikendalikan oleh Dawson dan Clark, yang masing-masing memegang 30.57 persen dan 27.46 persen. Sebagian besar — 25.52 persen — juga dipegang oleh pengembang software lokal dan layanan konsultansi yang disebut Intranel, sementara sisanya sahamnya dikendalikan oleh kerabat-kerabat co-founder dan investor swasta.

Sesuai profil Linkedln Cryptopia, perusahaan memiliki “Jajaran cryptocurrency terbesar di dunia.” Memang, exchange memiliki lebih dari 830 daftar cryptocurrency, menurut CoinMarketCap, yang membuat ini menjadi salah satu kepala platform untuk altcoin adalah perdagangan.

Data yang diperoleh dari Coingecko menyarankan bahwa volume perdagangan puncak Cryptocurrency tahun ini terjadi pada 11 Januari, ketika ini mencapai sekitar $1,875,000. Crypto exchange melaporkan memiliki sekitar 1.4 juta pengguna yang terdaftar dan menjadi crypto exchange terbesar di negara ini. Pada bulan Mei 2017, Cryptoria meluncurkan NZed (NZDT), diduga stablecoin pertama yang ditambatkan ke dolar Selandia Baru.
(wbs)
Berita Terkait
Berbekal eSIM Traveling...
Berbekal eSIM Traveling 5G, Liburan di Luar Negeri Makin Mudah Akses Internet
Indosat HiFi Air Hadirkan...
Indosat HiFi Air Hadirkan Internet Rumah Instan untuk Streaming hingga WFH
Antisipasi Hoaks dengan...
Antisipasi Hoaks dengan Memeriksa Fakta dan Berita di Internet
Tingkatkan Koneksi Internet...
Tingkatkan Koneksi Internet Saat Liburan, Passpod Luncurkan Program Internet KPK
Sinyal IM3 Terus Tersambung...
Sinyal IM3 Terus Tersambung Hingga ke Pulau Kecil
Menjaga Stabilitas Jaringan...
Menjaga Stabilitas Jaringan lewat Netmonk Internet Quality 
Berita Terkini
Inilah Alasan XLSMART...
Inilah Alasan XLSMART Tanam Ratusan Menara 5G di IKN
11 jam yang lalu
Era Baru Gim Blockbuster:...
Era Baru Gim Blockbuster: GTA VI Cetak Rekor Global, Indonesia Ikut Demam
11 jam yang lalu
Seratus Tahun Sekali:...
Seratus Tahun Sekali: Krisis Chip Memory Bikin MacBook hingga iPad Naik Harga, iPhone Berikutnya?
1 hari yang lalu
Rumah Pintar yang Dengarkan...
Rumah Pintar yang Dengarkan Penghuni, Bukan Sekadar Produk Cerdas
1 hari yang lalu
Siapa yang Akan Menguasai...
Siapa yang Akan Menguasai Pasar AI Indonesia Senilai 10,9 Miliar?
1 hari yang lalu
Tiga Raja HP Konser...
Tiga Raja HP Konser Diadu: Samsung, Oppo, vivo Bertarung di Panggung Feast dan Hindia
1 hari yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved