AS Tangguhkan Hukuman Sementara ke Huawei

Selasa, 21 Mei 2019 - 19:01 WIB
AS Tangguhkan Hukuman...
AS Tangguhkan Hukuman Sementara ke Huawei
A A A
WASHINGTON - - Pemerintahan Trump tampaknya telah mencoba untuk mengkalibrasi strateginya seputar perang dagang yang semakin memuncak dengan China.

Pekan lalu, pemerintah AS telah melarang Huawei mengimpor teknologi asal negaranya, sebuah keputusan yang memaksa beberapa perusahaan lokal, termasuk Google, untuk memutuskan hubungan mereka dengan handset dan penyedia telekomunikasi China, Huawei.

Namun kabar terbaru dari draf catatan yang tidak diterbitkan Federal Register Departemen Perdagangan dan Biro Industri Keamanan, Amerika Serikat membuatkan lisensi sementara bagi Huawei, sebagimana dilansir dari Tech Crunch, Selasa (21/5/2019).

Lisensi sementara itu berusia 90 hari dan bisa dipakai Huawei untuk menggunakan teknologi Amerika Serikat yang sudah berlisensi selama periode tersebut.

Namun penggunaan teknologi baru dan model smartphone yang membutuhkan lisensi baru tetap harus mengajukan permohonan. Kemungkinan lisensi itu tidak akan disetujui.

Alasan pembuatan lisensi sementara itu belum jelas. Kemungkinan pertama, lisensi itu berdampak pada pekerjaan di Amerika.

Kelompok perdagangan dan grup riset, Information Technology and Innovation Foundation berargumen kontrol ekspor ketat yang menelan biaya hingga US$56,3 miliar membahayakan ekonomi Amerika Serikat serta 74 ribu pekerjaan.

Kemungkinan lain adalah China marah atas tindakan Trump dan secara halus mengancam AS untuk akses ke bahan langka. Presiden Xi Jinping mengunjungi fasilitas tersebut pada akhir pekan ini.

Analis politik berpendapat, kunjungan Xi sebagai teguran halus, karena China berperan besar di dunia dalam ekspor bahan-bahan tersebut.

Terlepas dari itu, penangguhan hukuman sementara yang baru tidak akan membuat banyak perubahan pada perang dagang ini. Tapi, mungkin memberi Huawei sedikit ruang untuk mencari tahu apa yang harus dilakukan selanjutnya tanpa teknologi A.S.
(wbs)
Berita Terkait
Balap Kambing Hago Bisa...
Balap Kambing Hago Bisa Dapet Huawei P40 Pro, Gimana Caranya?
Fitur Andalan Huawei...
Fitur Andalan Huawei Mate XT, HP Layar Lipat 3
Di Tengah Sanksi AS,...
Di Tengah Sanksi AS, Pendapatan Huawei Tahun 2020 Naik 3,8%
Huawei Cuma Bawa P40...
Huawei Cuma Bawa P40 Pro ke Indonesia, Kenapa?
Era Baru Telah Dimulai...
Era Baru Telah Dimulai dengan Kehadiran HUAWEI Mate XT | ULTIMATE DESIGN di Indonesia, Smartphone Triple Foldable yang Mengguncang Industri
Smartwatch Ini Bisa...
Smartwatch Ini Bisa Cegah Hipertensi dengan dengan Pemantauan Tekanan Darah 24 Jam
Berita Terkini
Siapa yang Akan Menguasai...
Siapa yang Akan Menguasai Pasar AI Indonesia Senilai 10,9 Miliar?
54 menit yang lalu
Tiga Raja HP Konser...
Tiga Raja HP Konser Diadu: Samsung, Oppo, vivo Bertarung di Panggung Feast dan Hindia
3 jam yang lalu
Ternyata 5,16 Miliar...
Ternyata 5,16 Miliar Serangan Siber Terjadi di Indonesia 2025
5 jam yang lalu
Gandeng SAP, Strategi...
Gandeng SAP, Strategi Digital Geo Dipa Mengelola Potensi Panas Bumi Lebih dari 800 MW
1 hari yang lalu
Meta Menemukan Tambang...
Meta Menemukan Tambang Emas Baru
1 hari yang lalu
Google dan A24 Berkolaborasi...
Google dan A24 Berkolaborasi Kembangkan Teknologi AI di Industri Film
1 hari yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved