BRG Bertekad Maksimalkan Pohon Sagu untuk Memulihkan Lahan Gambut

Rabu, 08 Mei 2019 - 20:32 WIB
BRG Bertekad Maksimalkan...
BRG Bertekad Maksimalkan Pohon Sagu untuk Memulihkan Lahan Gambut
A A A
JAKARTA - Pemerintah berencana memperpanjang moratorium penerbitan izin baru pada kawasan hutan alam primer dan lahan gambut. Bahkan Badan Restorasi Gambut atau BRG akan memaksimalkan penggunaan tanaman sagu untuk memulihkan lahan gambut sejalan dengan Peraturan Presiden (Perpres) No.1/2016, yang menjadi dasar pembentukan BRG.

Nazir Foead, Kepala BRG mengatakan, pihaknya sudah menyusun rencana restorasi lahan gambut salah satunya dengan menanami berbagai jenis tanaman yang cocok pada lahan tersebut, salah satunya sagu.

Dia menjelaskan, pohon sagu memang termasuk investasi jangka panjang karena tidak boleh ditebang untuk diambil patinya sebelum berusia delapan tahun. Pohon jenis ini pun menurutnya bisa beregenerasi secara alamiah seperti pisang sehingga ekosistem lahan gambut bakal terus terjaga.

" Pemanfaatan lahan gambut untuk budi daya tanaman sagu atau rumbia memiliki dampak sangat positif, bukan hanya secara ekologis, namun juga secara ekonomis, karena budi daya sagu di lahan gambut memilik pola penanaman sangat sederhana, tanpa membutuhkan perawatan khusus. Tidak hanya untuk restorasi gambut, seperti banyak diketahui, tanaman sagu juga memiliki banyak aspek positif untuk kesejahteraan masyarakat sekitar khususnya dan juga nasional pada umumnya," tutur Nazir dalam keterangan persnya di Jakarta, Rabu (8/5/2019).

Sementara itu, Adanya program revitalisasi ekonomi ini pun dianggap baik oleh Bupati Mappi Kristosimus Agawemu. Menurutnya, kegiatan BRG yang membantu mendampingi masyarakat dalam menjaga lahan gambut sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Papua yang fokus untuk mengembangkan budidaya sagu.

"Dukungan dari BRG yang menyambut baik apa yang kami tawarkan untuk menjadi program bersama antara BRG dan kegiatan kami sangat selaras dengan RPJMD," tutur Kristosimus.

Kristosimus mengatakan, tanaman sagu di papua memang banyak yang tumbuh secara alami. Menurutnya, adanya pendampingan dari BRG dalam mengelola dan memanfaatkan sagu tersebut menghasilkan produk turunan yang memberi manfaat secara ekonomi. Dia berharap, pendampingan dari BRG bisa terus berlanjut sehingga tanaman sagu terus bertambah dan menjangkau seluruh distrik.

Berdasarkan data BRG, target restorasi lahan gambut di provinsi Papua sebesar 39.239 hektar, dimana 4.371 ha berada di kawasan budidaya berizin, 30.353 ha berada di kawasan budidaya tidak berizin dan 4.314 ha berada di kawasan lindung.

Menanggapi soal lahan gambut untuk penanaman pohon Sagu, Menurutnya, pemanfaatan lahan gambut untuk budi daya tanaman sagu atau rumbia memiliki dampak sangat positif, bukan hanya secara ekologis, namun juga secara ekonomis, karena budi daya sagu di lahan gambut memilik pola penanaman sangat sederhana, tanpa membutuhkan perawatan khusus.

Tidak hanya untuk restorasi gambut, seperti banyak diketahui, tanaman sagu juga memiliki banyak aspek positif untuk kesejahteraan masyarakat sekitar khususnya dan juga nasional pada umumnya.
(wbs)
Berita Terkait
Didukung Dana Rp3 triliun,...
Didukung Dana Rp3 triliun, Program Riset Prioritas 2026 Diluncurkan
KSTI 2025 Resmi Ditutup,...
KSTI 2025 Resmi Ditutup, 48 Peta Jalan Prioritas Riset Nasional Siap Digarap
Ingin Hidup Lebih Lama?...
Ingin Hidup Lebih Lama? Jadilah Orang yang Optimistis
Teh Hijau dan Dua Buah...
Teh Hijau dan Dua Buah Ini Miliki Potensi Lumpuhkan Coronavirus
PwC Resmi Buka Hub di...
PwC Resmi Buka Hub di Yogyakarta, Bidik Talenta AI dan Operasional Jateng
Buktikan Kuliner Makassar...
Buktikan Kuliner Makassar Aman, Mahasiswa STIFA Teliti Pisang Epe
Berita Terkini
Poco F8 Ultra Kembali...
Poco F8 Ultra Kembali Dijual di Indonesia: HP Gaming Buas dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5
6 jam yang lalu
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
7 jam yang lalu
Amankan Piala Dunia...
Amankan Piala Dunia 2026, AS Kerahkan Sistem Pertahanan Anti-drone
10 jam yang lalu
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
21 jam yang lalu
4 Teknologi Mutakhir...
4 Teknologi Mutakhir di Piala Dunia 2026, Pesepak Bola Akan Jadi Avatar
1 hari yang lalu
OpenAI Luncurkan Fitur...
OpenAI Luncurkan Fitur Penguncian Perlindungan Data untuk ChatGPT
1 hari yang lalu
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved