Google Didenda Rp24 Triliun Karena Blokir Iklan Pesaing

Kamis, 21 Maret 2019 - 10:33 WIB
Google Didenda Rp24...
Google Didenda Rp24 Triliun Karena Blokir Iklan Pesaing
A A A
BRUSSEL - Google didenda USD1,7 miliar (Rp24 triliun) karena memblokir iklan pencarian online pesaing. Denda ini merupakan penalti antimonopoli Uni Eropa (UE) terbesar ketiga untuk bisnis Alphabet dalam dua tahun terakhir. Komisi Eropa menyatakan denda itu dihitung untuk 1,29% pendapatan Google pada 2018.

”Google memperkuat dominasi dalam iklan pencarian online dan melindungi diri dari tekanan kompetisi dengan menerapkan pembatalan kontraktual antipersaingan pada website-website pihak ketiga,” kata Komisioner Kompetisi Eropa Margrethe Vestager dilansir Reuters.

Kasus itu menjadi sorotan sejumlah laman, seperti surat kabar atau travel, dengan fungsi pencarian yang memproduksi hasil pencarian dan iklan pencarian. Googleís AdSense for Search menyediakan iklan pencarian semacam itu.

Tindakan itu termasuk menghentikan para publisher memasang iklan pencarian apapun dari pesaing di halaman hasil pencarian mereka, memaksa mereka memberikan ruang paling menguntungkan di halaman hasil pencarian untuk iklan dari Google, dan diharuskan meminta persetujuan tertulis dari Google sebelum membuat perubahan dalam cara iklan pesaing lain ditayangkan.

Kasus iklan AdSense memicu komplain dari Microsoft pada 2010. Kedua perusahaan saling mengajukan komplain pada 2016. Tahun lalu, Vestager menerapkan denda sebesar 4,34 miliar (rupiah/dolar) pada Google karena menggunakan sistem operasi mobile Android di Google untuk memblokir pesaing. Ini diikuti denda 2,42 miliar (rupiah/dolar) pada Juni 2017 karena membatasi pesaing pada laman perbandingan belanja.

Google saat ini mencoba menaati aturan untuk menjamin level persaingan dengan proposal untuk mendorong perbandingan harga pesaing dan mendorong pengguna Android memilih browser dan aplikasi pencarian yang mereka inginkan. Meski demikian, para pengkritik belum puas dengan langkah Google tersebut. (Syarifudin)
(nfl)
Berita Terkait
Google.org Umumkan Pendanaan...
Google.org Umumkan Pendanaan Edukasi AI dan Ketahanan Pangan untuk 6 juta Orang di Asia Tenggara
Google Luncurkan Inovasi...
Google Luncurkan Inovasi AI untuk Pendidikan Berkualitas dan Aman di Indonesia
Google Luncurkan 11.000...
Google Luncurkan 11.000 Beasiswa untuk Keterampilan Digital
Komdigi dan Google Luncurkan...
Komdigi dan Google Luncurkan Google Play Protect untuk Keamanan Digital
Google.org Salurkan...
Google.org Salurkan Hibah US$3,5 Juta untuk Dukung 200.000 Petani Kecil di Thailand dan Vietnam
Gebrakan Ramadan Gemini...
Gebrakan Ramadan Gemini 2026 dari Google
Berita Terkini
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
8 jam yang lalu
Bangun Kedaulatan Digital,...
Bangun Kedaulatan Digital, Telkom Pertemukan Regulator dan Pemain Industri
10 jam yang lalu
Kehilangan Kendali,...
Kehilangan Kendali, Anthropic Usulkan Hentikan Sementara Pengembangan AI
10 jam yang lalu
Respons Permintaan Tinggi,...
Respons Permintaan Tinggi, Telkom Akselerasi Ekspansi Kapasitas NeutraDC Batam
10 jam yang lalu
Luncurkan AIcosystem,...
Luncurkan AIcosystem, Telkom Siap Garap Peluang AI di Berbagai Sektor Industri
10 jam yang lalu
Jalan Pintas Nostalgia:...
Jalan Pintas Nostalgia: Ragnarok Buka Server EDDGA, Naik Level Kini Sekejap Mata
11 jam yang lalu
Infografis
Rp603 Triliun Milik...
Rp603 Triliun Milik Amerika Serikat Habis Terbakar di Langit Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved