China Sebut Semua Sensor 737 Max Series Bermasalah

Selasa, 12 Maret 2019 - 00:01 WIB
China Sebut Semua Sensor...
China Sebut Semua Sensor 737 Max Series Bermasalah
A A A
SUDAN - Kecelakaan pesawat Ethiopian Airlinessetelah lepas landas dari Bandara Internasional Bole di Addis Ababa, ibukota Ethiopia, membuat China angkat suara.

Dilaporkan 157 orang, termasuk 149 penumpang dan delapan anggota awak, laporkan tewas. Ketika pembuat pesawat AS Boeing berada di bawah pengawasan, Administrasi Penerbangan Sipil China (CAAC) mengatakan semua maskapai penerbangan China harus menangguhkan penggunaan 737 MAX 8 mereka.

Maskapai penerbangan China sendiri mengoperasikan 97.777 Jenis Boeing MAX 8 series versi terbaru.

CAAC mengatakan akan memberi tahu perusahaan penerbangan kapan mereka bisa melanjutkan menerbangkan jet setelah menghubungi Boeing dan Administrasi Penerbangan Federal AS (FAA) untuk memastikan keamanan penerbangan.

"Mengingat bahwa dua kecelakaan melibatkan pesawat Boeing 737-8 yang baru dikirim dan terjadi selama fase tinggal landas, mereka memiliki beberapa tingkat kesamaan," kata CAAC seperti dilansir dari DailyStar, Senin (11/3/2019).

Terkait hal tersebut, pengamat penerbangan Alvie Lie menerangkan pihaknya sudah berdiskusi dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengenai pesawat Boeing Co 737 MAX. Sambung dia mengutarakan sudah meminta agar maskapai penerbangan Indonesia yang masih memakai Boeing Co 737 MAX agar diberhentikan.

"Kemarin berdiskusi ke dirjen perhubungan udara agar pemerintah mencermati penyelidikan mengenai maskapai penerbangan Ethopia kalau indikasinya mirip seperti di Lion Air PK-LQP yang jatuh di Laut Jawa, Oktober 2018. Bila ada cacat fisik, maka harus dihentikan operasionalnya," ujar Alvie Lie saat dihubungi SINDOnews di Jakarta, Senin (11/3/2019).

Lebih lanjut, terang dia pemberhentian operasioanal perlu dilakukan sampai pihak maskapai perusahaan Boeing melakukan perbaikan terhadap jenis pesawat Boeing Co 737 MAX yang dibuatnya. "Jadi berhentikan operasionalnya sampai Boeing melakukan perbaikan mendasar pada pesawat tersebut apalagi China sudah menarik pesawat itu walaupun masih baru," katanya.

Sebagai informasi Boeing 737 Max merupakan jenis yang dipakai Lion Air dan sempat mengalami kecelakaan, Oktober 2018 lalu. Akibat kecelakaan tersebut, Kemenhub melalui Direktorat Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara sempat menginstruksikan untuk segera dilakukan pemeriksaan khusus aspek kelaikudaraan pada seluruh Boeing 737-8 MAX yang beroperasi di Indonesia.
(wbs)
Berita Terkait
Tanpa Pilot, Airbus...
Tanpa Pilot, Airbus Sukses Terbangkan Helikopter VSR700
Penemu Bangkai Titanic...
Penemu Bangkai Titanic Yakin Bisa Temukan Pesawat MH370
Indonesia Sebentar lagi...
Indonesia Sebentar lagi Punya Drone Tempur dan Pesawat Amfibi
Inggris Siap Pakai Kotoran...
Inggris Siap Pakai Kotoran Manusia untuk Bahan Bakar Pesawat
KSTI 2025 Resmi Ditutup,...
KSTI 2025 Resmi Ditutup, 48 Peta Jalan Prioritas Riset Nasional Siap Digarap
Mengenal Sukhoi Su-35,...
Mengenal Sukhoi Su-35, Pesawat Tempur Buatan Rusia yang akan Dibeli Indonesia
Berita Terkini
Meta Luncurkan Agen...
Meta Luncurkan Agen Bisnis di WhatsApp, Instagram, dan Messenger
8 menit yang lalu
Heboh Grab Dikabarkan...
Heboh Grab Dikabarkan Kabur Gara-Gara Aturan Baru, CEO Neneng Buka Suara
15 menit yang lalu
Ambisi Gila IPO SpaceX:...
Ambisi Gila IPO SpaceX: Kejar Rp1.350 Triliun dalam Semalam
1 jam yang lalu
Mengapa Indonesia Mendadak...
Mengapa Indonesia Mendadak Jadi Kiblat Baru ChatGPT Images 2.0?
1 jam yang lalu
Melihat Lebih Dekat...
Melihat Lebih Dekat Fasilitas Penyimpanan Limbah Nuklir Pertama di Dunia
4 jam yang lalu
ChatGPT Jadi Aplikasi...
ChatGPT Jadi Aplikasi Tercepat Mencapai 1 Miliar Pengguna di Seluruh Dunia
7 jam yang lalu
Infografis
Perbandingan Jet Tempur...
Perbandingan Jet Tempur J-15 China dan F-15 Jepang, Mana Lebih Hebat?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved