Supermoon Februari 2019, Jadi Gerhana Bulan Terlama dan Terdekat

Selasa, 12 Februari 2019 - 14:55 WIB
Supermoon Februari 2019,...
Supermoon Februari 2019, Jadi Gerhana Bulan Terlama dan Terdekat
A A A
NEW YORK - Usai fenomena alam sangat langka gerhana bulan total (supermoon) yang terjadi di 31 Januari 2019, dan kini dipastikan pada 19 Februari 2019 mendatang akan terjadi fenomena alam Supermoon yang terlama dari supermoon-supermoon sebelumnya.

Seperti dilansir dari Interesting, sedangkan untuk bulan purnama yang masuk kategori supermoon, i ni akan menjadi fenomena supermoon pertama dari tiga fenomena serupa yang akan terjadi tahun ini. Fenomena supermoon berikutnya akan terjadi pada jarak 357.300 km. Supermoon yang terjadi pada tanggal 19 Februari 2019 akan terlihat sedikit dekat sedangkan yang terjadi pada bulan Maret akan menjadi yang terjauh. Baca Juga: Kumpulan Fenomena Bulan Gerhana di Tahun 2019

Bulan purnama akan bertepatan perigee, jarak terdekat Bulan dengan Bumi dalam orbitnya. Perigee adalah jarak terdekat Bulan ke Bumi. Lawan dari perigee sendiri adalah apogee (jarak terjauh Bulan ke Bumi). Bulan memiliki variasi jarak ini karena mengorbit Bumi tidak dalam jalur melingkar, melainkan elips.

Tidak semua Bulan purnama yang berada di titik perigee akan disebut sebagai Supermoon. Menurut definisinya, Supermoon adalah ketika Bulan purnama (atau bisa juga Bulan baru), berada pada jarak kurang dari 362.000 kilometer dari Bumi.

Dengan kata lain, walaupun Bulan sedang berada di perigee tapi jaraknya masih lebih jauh dari 362.000 kilometer dari Bumi, maka ia tidak akan dikategorikan sebagai Supermoon. Nah, kan, mamam~

Beruntunglah Bulan purnama pada 19 Februari 2019 mendatang. Ia diperkirakan akan mencapai jarak kurang lebih sekitar 356.846 kilometer dari Bumi. Jarak tersebut sudah kurang dari "batas" kategori Supermoon, sehingga kita bisa menyebutnya sebagai Bulan purnama Supermoon!

Selama gerhana bulan total , bulan akan terlihat kemerahan karena sinar matahari memantul dari atmosfir bumi. Ini mengapa kadang-kadang gerhana bulan kadang-kadang disebut bulan darah. Pada bulan Januari, bulan purnama kadang-kadang juga disebut bulan serigala atau bulan roh besar.
(wbs)
Berita Terkait
Staf Ahli Mendikdasmen:...
Staf Ahli Mendikdasmen: KOSSMI 2026 Jadi Bukti Pentingnya STEM dan AI untuk Masa Depan Pendidikan Indonesia
Berebut Superpower Sains
Berebut Superpower Sains
Jokowi Akui Infrastruktur...
Jokowi Akui Infrastruktur Kesehatan dan Pendidikan Buat Daya Saing Indonesia Lemah
Sains yang Nirmakna
Sains yang Nirmakna
Jaring Talenta Bidang...
Jaring Talenta Bidang Sains, Kemendikbud Gelar Kompetisi Sains Nasional 2020
Sains, Wabah dan Agama
Sains, Wabah dan Agama
Berita Terkini
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
18 jam yang lalu
Bangun Kedaulatan Digital,...
Bangun Kedaulatan Digital, Telkom Pertemukan Regulator dan Pemain Industri
20 jam yang lalu
Kehilangan Kendali,...
Kehilangan Kendali, Anthropic Usulkan Hentikan Sementara Pengembangan AI
20 jam yang lalu
Respons Permintaan Tinggi,...
Respons Permintaan Tinggi, Telkom Akselerasi Ekspansi Kapasitas NeutraDC Batam
20 jam yang lalu
Luncurkan AIcosystem,...
Luncurkan AIcosystem, Telkom Siap Garap Peluang AI di Berbagai Sektor Industri
20 jam yang lalu
Jalan Pintas Nostalgia:...
Jalan Pintas Nostalgia: Ragnarok Buka Server EDDGA, Naik Level Kini Sekejap Mata
21 jam yang lalu
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved