Ahli Klaim Temukan Gelombang Laut Terbesar Draupner

Kamis, 24 Januari 2019 - 00:02 WIB
Ahli Klaim Temukan Gelombang...
Ahli Klaim Temukan Gelombang Laut Terbesar Draupner
A A A
TOKYO - Para peneliti telah berhasil menemukan 'gelombang aneh' di lab untuk pertama kalinya. Dal hal ini seperti yang digambarkan pada lukisan Jepang yang terkenal dari tahun 1800 Gambar Hokusai.

Gelombang aneh dan besar, secara resmi dikenal sebagai gelombang Draupner, sulit diprediksi, sering muncul tiba-tiba tanpa peringatan, dan umumnya dianggap sebagai kemungkinan penyebab bencana maritim seperti tenggelamnya kapal-kapal besar.

Gelombang terkenal tersebut yang paling besar dan terkenal adalah 'Gelombang Hebat Kanagawa'.

Menurut Administrasi Kelautan dan Atmosfer Nasional (NOAA), gelombang lebih dari dua kali ukuran gelombang di sekitarnya, sangat tidak dapat diprediksi, dan seringkali datang secara tak terduga dari arah.

Fenomena samudera seringkali bersisi curam dengan palung yang luar biasa dalam.

Gelombang Draupner adalah salah satu pengamatan terkonfirmasi pertama dari 'gelombang aneh' di lautan; yang diamati pada tanggal 1 Januari 1995 di Laut Utara dengan pengukuran yang dilakukan pada Draupner Oil Platform.

Gambar Hokusai menggambarkan gelombang besar yang mengancam tiga perahu nelayan dan menara di atas Gunung Fuji yang muncul sebagai latar belakang.
Gambar ombak yang satu ini emang ikonik dan legendaris banget.

Ombak ini dibuat oleh seniman Jepang bernama Katsushika Hokusai (1760-1849). Karyanya ini diberi judul "The Great Wave". Ombak ini menjadi salah satu dari Thirty-six Views of Mount Fuji miliknya.
Ahli Klaim Temukan Gelombang Laut Terbesar Draupner

Hokusai memiliki nama kecil Tokitaro. Ia lahir dari keluarga pengrajin di Edo, salah satu kota besar di Jepang yang sekarang bernama Tokyo. Ia melukis sejak usia enam tahun.

Pada usia 18 tahun, Hokusai bergabung dengan studio bergengsi di Jepang, Katsukawa Shunsho. Namun kemudian ia diusir dari studio tersebut dan bergabung di studio seni saingan. Dari sanalah ia memulai karyanya dan lahirnya The Great Wave ini.
(wbs)
Berita Terkait
Staf Ahli Mendikdasmen:...
Staf Ahli Mendikdasmen: KOSSMI 2026 Jadi Bukti Pentingnya STEM dan AI untuk Masa Depan Pendidikan Indonesia
Berebut Superpower Sains
Berebut Superpower Sains
Jokowi Akui Infrastruktur...
Jokowi Akui Infrastruktur Kesehatan dan Pendidikan Buat Daya Saing Indonesia Lemah
Sains yang Nirmakna
Sains yang Nirmakna
Jaring Talenta Bidang...
Jaring Talenta Bidang Sains, Kemendikbud Gelar Kompetisi Sains Nasional 2020
Sains, Wabah dan Agama
Sains, Wabah dan Agama
Berita Terkini
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, AI Dilibatkan Langsung dalam Operasi Medis
3 jam yang lalu
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
5 jam yang lalu
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
1 hari yang lalu
Bangun Kedaulatan Digital,...
Bangun Kedaulatan Digital, Telkom Pertemukan Regulator dan Pemain Industri
1 hari yang lalu
Kehilangan Kendali,...
Kehilangan Kendali, Anthropic Usulkan Hentikan Sementara Pengembangan AI
1 hari yang lalu
Respons Permintaan Tinggi,...
Respons Permintaan Tinggi, Telkom Akselerasi Ekspansi Kapasitas NeutraDC Batam
1 hari yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Ukuran...
10 Negara dengan Ukuran Kaki Terbesar di Dunia, Jerman Juaranya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved