Kitab Suci Kaitkan Gerhana Super Blood Moon dengan Bencana Alam

Minggu, 20 Januari 2019 - 18:48 WIB
Kitab Suci Kaitkan Gerhana...
Kitab Suci Kaitkan Gerhana Super Blood Moon dengan Bencana Alam
A A A
LONDON - Gerhana super Blood Moon dalam hitungan jam akan menghampiri benua Amerika, Eropa, Afrika dan Indonesia. Bulan darah, diikuti gerhana, yang jarang terjadi, namun pada 21 Januari 2019, akan bertepatan dengan supermoon, di mana bulan tampak begitu besar.

Bulan darah 21 Januari 2019 ini bahkan dikait-kaitkan dengan bencana, hingga kiamat. “Ininubuat terakhir, tanda akhir zaman,” kata seorang pendeta Amerika, Pastleya Seperti dilansir Dailystar. Ia bahkan mengutip ayatnya dari kitab suci, sebagai bukti peringatan itu.

“Matahari akan berubah menjadi kegelapan, dan bulan menjadi darah, sebelum hari (yang amat dekat), Tuhan akan menghancurkan bumi”. Ia juga menambahkan semua petunjuk mengenai bulan darah memberi kesan sangat negative bagi keselamatan manusia. “(Akan) ada gempa bumi yang hebat, dan matahari menjadi hitam seperti kain karung rambut, dan bulan menjadi seperti darah.”

Supermoon sebenarnya adalah saat planet-planet berbaris, di mana bulan berada diperigee – pendekatan paling dekat ke Bumi – memperbesar tarikan gravitasinya dan membuat gelombang lebih ekstrim.

Bulan merah adalah refleksi cahaya matahari menembus atsmosfier kita pada periode dan kondisi tertentu. Dan gerhana tentu saja ketika planet berbaris sejajar sehingga bulan tertutup oleh bayangan Bumi.

“Pada 21 Januari 2019 gerhana bulan total akan terlihat di sebagian besar Amerika Utara, Amerika Selatan dan bagian barat dan utara Eropa. Seluruh Eropa dan Afrika dapat menyaksikan akhir dari gerhana,’ ujar seorang astronom dari Royal Museum Greenwich, London.

“Selama gerhana bulan total, Bulan biasanya berubah menjadi merah gelap, karena itu diterangi oleh cahaya yang telah melewati atmosfer Bumi dan telah dibias kembali ke Bulan,” jelasnya.
(wbs)
Berita Terkait
Staf Ahli Mendikdasmen:...
Staf Ahli Mendikdasmen: KOSSMI 2026 Jadi Bukti Pentingnya STEM dan AI untuk Masa Depan Pendidikan Indonesia
Berebut Superpower Sains
Berebut Superpower Sains
Jokowi Akui Infrastruktur...
Jokowi Akui Infrastruktur Kesehatan dan Pendidikan Buat Daya Saing Indonesia Lemah
Sains yang Nirmakna
Sains yang Nirmakna
Jaring Talenta Bidang...
Jaring Talenta Bidang Sains, Kemendikbud Gelar Kompetisi Sains Nasional 2020
Sains, Corona, dan Agama
Sains, Corona, dan Agama
Berita Terkini
Sekolah untuk Robot...
Sekolah untuk Robot Humanoid Resmi Dibuka, Ini Pelajarannya
9 jam yang lalu
Bulan Juni 2026, Ilmuwan...
Bulan Juni 2026, Ilmuwan Sebut Air Laut Mulai Mendidih
18 jam yang lalu
Meta Bantah Tuduhan...
Meta Bantah Tuduhan Medsosnya Menyebabkan Anak-anak Kecanduan
21 jam yang lalu
AS Menguji Pertempuran...
AS Menguji Pertempuran Udara Jarak Jauh dengan Dukungan AI F-16
1 hari yang lalu
AI for Life: Ketika...
AI for Life: Ketika Kampus Mulai Bicara Etika, Bukan Sekadar Teknologi
1 hari yang lalu
Bot Judi Online Kini...
Bot Judi Online Kini Lebih Canggih: Deteksi Konten Viral, Langsung Banjiri Ribuan Komentar
1 hari yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved