Pintar Bahasa Asing, Jepang Pekerjakan Robot Bantu Layanan Kereta

Jum'at, 11 Januari 2019 - 18:04 WIB
Pintar Bahasa Asing,...
Pintar Bahasa Asing, Jepang Pekerjakan Robot Bantu Layanan Kereta
A A A
TOKYO - Pemerintah Tokyo telah memperdayakan sejumlah robot untuk membantu pengguna layanan kereta bawah tanah di sini. Inisiatif ini adalah persiapan menjelang Olimpiade Jepang 2020.

Seperti dilansir dari USnews, Robot bernama Arisa memiliki ketinggian 182 sentimeter dan dapat berbicara bahasa Jepang, Inggris, China dan Korea untuk memberikan informasi tentang rute kereta api, tempat wisata dan arah ke toilet.

Jepang juga mempekerjakan 10 robot sebagai resepsionis. Robot itu sangat mirip manusia. Nantinya robot itu akan menyambut tamu, mengangkat tas, dan bahkan membersihkan kamar setelah tamu pergi.

Dengan wajah dan tubuh perempuan yang sangat realistis, robot ini dirancang untuk berbincang dalam sejumlah bahasa dan menjawab pertanyaan para tamu hotel. Kehadiran hotel itu untuk memberikan pengalaman berteknologi tinggi kepada para tamu. Temperatur ruangan juga dimonitor dengan teknologi yang mampu mendeteksi panas tubuh. Menurut pimpinan perusahaan Henn-na, Hideo Sawada, robot akan menjalankan 90% tugas di hotel.

”Kita akan menciptakan hotel paling efisien di dunia,” kata Sawada kepada Japan Times. Nantinya tamu dapat meminta pelayanan robot hanya dengan menggunakan aplikasi di ponsel. Dengan demikian, Henn-na akan menjadi hotel di Jepang yang pertama kali dijalankan dengan robot. Henn-na yang berarti ”perubahan” atau ”aneh” dalam bahasa Jepang itu memiliki 72 kamar.

Sewa kamar per malam hanya 40 poundsterling (Rp800.000). Turis dapat memesan kamar melalui online. Sementara itu, teknologi hotel yang berkembang adalah perangkat pengenalan wajah untuk membuka pintu sehingga tamu tidak lagi memerlukan kunci kamar. Teknologi itu dikembangkan GTRIIP, sebuah perusahaan asal Singapura.

Mereka mengembangkan sebuah layanan check-in tanpa kertas atau dokumen menggunakan fitur biometrik pada ponsel. Para tamu dapat check-in dengan aman di hotel-hotel tertentu yang menggunakan layanan Apple Touch ID yang membaca sidik jari dan kemudian mengakses informasi pemesanan yang tersimpan pada perangkat mereka.

Para pendiri perusahaan itu, Maxim Thaw Tint dan Stanley Myo Lwin, mencetuskan gagasan itu setelah belajar dari pengalaman pribadi. Mereka beberapa kali sangat frustrasi dengan proses check-in hotel yang memerlukan bermacam-macam dokumen pengenal serta bukti pemesanan.
(wbs)
Berita Terkait
Gantikan Tenaga Manusia,...
Gantikan Tenaga Manusia, China Genjot Pengadaan Robot Pabrik
Israel Ciptakan Robot...
Israel Ciptakan Robot yang Memiliki Indra Penciuman
Uniknya 4 Robot Pelayan...
Uniknya 4 Robot Pelayan Restoran di Dunia
3 Miliar Robot Humanoid...
3 Miliar Robot Humanoid Akan Digunakan pada 2060
Dorong Kolaborasi Manusia...
Dorong Kolaborasi Manusia dan Robot , Universal Robots Kumpulkan Tokoh Otomasi
China Luncurkan Robot...
China Luncurkan Robot Tangan yang Punya Sensitivitas seperti Jari Manusia
Berita Terkini
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
16 jam yang lalu
Bangun Kedaulatan Digital,...
Bangun Kedaulatan Digital, Telkom Pertemukan Regulator dan Pemain Industri
17 jam yang lalu
Kehilangan Kendali,...
Kehilangan Kendali, Anthropic Usulkan Hentikan Sementara Pengembangan AI
18 jam yang lalu
Respons Permintaan Tinggi,...
Respons Permintaan Tinggi, Telkom Akselerasi Ekspansi Kapasitas NeutraDC Batam
18 jam yang lalu
Luncurkan AIcosystem,...
Luncurkan AIcosystem, Telkom Siap Garap Peluang AI di Berbagai Sektor Industri
18 jam yang lalu
Jalan Pintas Nostalgia:...
Jalan Pintas Nostalgia: Ragnarok Buka Server EDDGA, Naik Level Kini Sekejap Mata
19 jam yang lalu
Infografis
Berikut 7 Layanan Jasa...
Berikut 7 Layanan Jasa Teraneh yang Hanya ada Di Jepang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved