Antariksa NASA Mencapai Asteroid Bennu

Kamis, 06 Desember 2018 - 10:55 WIB
Antariksa NASA Mencapai...
Antariksa NASA Mencapai Asteroid Bennu
A A A
CALIFORNIA - Penjelajah antariksa NASA, Osiris-Rex terbang dalam jarak sekitar sepuluh mil dari tujuannya, asteroid Bennu yang berukuran satu gedung pencakar langit.

Asteroid itu diyakini mengandung komponen organik penting bagi kehidupan serta dapat menabrak bumi dalam waktu 150 tahun mendatang. Diluncurkan pada September 2016, Osiris-Rex menjalani misi tujuh tahun untuk melakukan survei jarak dekat dengan Bennu, mengambil sampel dari permukaan asteroid dan kembali ke bumi membawa sampel tersebut untuk dipelajari.

Bennu merupakan batu besar yang berukuran lebar sepertiga mil dan berbentuk seperti biji pohon ek raksasa. Asteroid itu mengorbit matahari dalam jarak yang hampir sama dengan bumi dan diduga kaya molekul organik dari masa awal sistem tata surya. Air sebagai komponen penting bagi evolusi kehidupan mungkin juga terjebak dalam mineral asteroid itu.

Para pakar yakin, asteroid dan komet bertabrakan dengan bumi pada masa awal untuk membawa komponen organik dan air yang menjadi benih kehidupan di planet baru ini. Analisis sampel level atomik dari Bennu dapat membantu membuktikan teori itu. Namun, ada juga alasan lain untuk mempelajari Bennu. Para pakar memperkirakan di sana ada satu banding 2.700 peluang asteroid itu dapat menabrak bumi sekitar 166 tahun dari sekarang.

Kemungkinan itu menjadikan Bennu pada urutan kedua dalam katalog NASA mengenai 72 benda dekat bumi yang berpotensi dapat menabrak planet. Osiris-Rex akan membantu para peneliti memahami bagaimana panas memancar dari matahari secara lembut mengarahkan Bennu dalam jalur yang mengancam bumi. Energi surya itu diyakini mendorong asteroid semakin mendekati Bumi dalam setiap enam tahun pada jalur perjalanannya.

”Seiring waktu kami mengumpulkan sampel pada 2020 kita akan memiliki ide lebih baik tentang kemungkinan Bennu akan menabrak bumi dalam 150 tahun mendatang,” ujar juru bicara misi Erin Morton.

Para pakar memperkirakan pada 2135, Bennu dapat melintas lebih dekat ke bumi dibandingkan bulan, yang orbitnya pada jarak sekitar 250.000 mil dan kemungkinan semakin dekat antara 2175 dan 2195. Osiris-Rex mencapai fase survei awal misi itu pada Senin (3/12), mencapai jarak 12 mil dari asteroid itu. (Muh Shamil)
(nfl)
Berita Terkait
Staf Ahli Mendikdasmen:...
Staf Ahli Mendikdasmen: KOSSMI 2026 Jadi Bukti Pentingnya STEM dan AI untuk Masa Depan Pendidikan Indonesia
Berebut Superpower Sains
Berebut Superpower Sains
Jokowi Akui Infrastruktur...
Jokowi Akui Infrastruktur Kesehatan dan Pendidikan Buat Daya Saing Indonesia Lemah
Sains yang Nirmakna
Sains yang Nirmakna
Jaring Talenta Bidang...
Jaring Talenta Bidang Sains, Kemendikbud Gelar Kompetisi Sains Nasional 2020
Sains, Corona, dan Agama
Sains, Corona, dan Agama
Berita Terkini
Ambisi Gila IPO SpaceX:...
Ambisi Gila IPO SpaceX: Kejar Rp1.350 Triliun dalam Semalam
1 jam yang lalu
Mengapa Indonesia Mendadak...
Mengapa Indonesia Mendadak Jadi Kiblat Baru ChatGPT Images 2.0?
1 jam yang lalu
Melihat Lebih Dekat...
Melihat Lebih Dekat Fasilitas Penyimpanan Limbah Nuklir Pertama di Dunia
4 jam yang lalu
ChatGPT Jadi Aplikasi...
ChatGPT Jadi Aplikasi Tercepat Mencapai 1 Miliar Pengguna di Seluruh Dunia
7 jam yang lalu
Microsoft Klaim Chip...
Microsoft Klaim Chip Kuantum Baru 1.000 Kali Lebih Stabil
11 jam yang lalu
Penemuan Mengejutkan...
Penemuan Mengejutkan dari Mumi Oezti Berusia 5.000 Tahun Dibeberkan
1 hari yang lalu
Infografis
Bukti Risiko Bumi Dihantam...
Bukti Risiko Bumi Dihantam Asteroid Semakin Meningkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved