Huawei Menolak Bawa Mate 20 dan Mate 20 Pro ke Pasar AS

Selasa, 23 Oktober 2018 - 18:00 WIB
Huawei Menolak Bawa...
Huawei Menolak Bawa Mate 20 dan Mate 20 Pro ke Pasar AS
A A A
BEIJING - Huawei, vendor ponsel cerdas asal China yang baru saja merilis smartphone terbarunya yaitu Mate 20 dan Mate 20 Pro menyatakan menolak membawa perangkat andalan barunya tersebut di Amerika Serikat (AS).

"Kami tidak berencana untuk menjual Mate 20 Series di AS. Sementara varian internasional dari Mate 20 Series mungkin tersedia di beberapa situs ritel online AS, kami mengimbau individu untuk secara hati-hati membaca rincian tentang garansi dan kompatibilitas jaringan sebelum membeli," kata seorang Juru Bicara Huawei kepada Business Insider, Selasa (23/10/2018).

Pernyataan Huawei tersebut menunjukan, jika warga AS ingin membeli ponsel Huawei versi Eropa atau Asia, mereka diminta memastikan dulu jaringan yang dimiliki apakah mendukung perangkat atau tidak. Seri Mate 20, misalnya, menggunakan standar GSM, tapi beberapa operator AS seperti Sprint hanya mendukung CDMA.

Seperti diketahui, AS mencurigai Huawei menjadi salah satu kedok mata-mata untuk Pemerintah China. Pemerintahan Trump dilaporkan telah menekan operator domestik untuk tidak menawarkan ponsel China karena khawatir masalah keamanan, meskipun belum ada bukti bahwa Huawei memata-matai AS.

Pada Januari lalu, AT & T membatalkan perjanjian untuk membawa Mate 10 Pro dari Huawei. Yakni pendahulu seri Mate 20 yang diharapkan dapat mendobrak pasar smartphone di Amerika.

Awal tahun ini, Richard Yu, CEO ponsel konsumen Huawei, menegaskan, penolakan pemerintah AS adalah sebuah kerugian besar bagi konsumen. Sebab mereka tidak memiliki pilihan terbaik untuk perangkat telekomunikasinya.
(mim)
Berita Terkait
Ancaman Kejahatan Siber...
Ancaman Kejahatan Siber Dinilai Harus Menjadi Perhatian Bersama
Fitur Verifikasi Wajah,...
Fitur Verifikasi Wajah, Antisipasi Mitra Gojek agar Terhindar Cyber Crime
Selalu Waspada, Ancamanan...
Selalu Waspada, Ancamanan Keamanan Siber Meningkat Selama Pandemi Covid-19
Ketika Anak SMK di Didik...
Ketika Anak SMK di Didik Jadi Ahli Cyber Security
9 Ancaman Siber yang...
9 Ancaman Siber yang Jadi Favorit Hacker di 2023, Mulai Game, Streaming, hingga Metaverse
Penjara di New Mexico...
Penjara di New Mexico Lumpuh Total Diserang Ransomware
Berita Terkini
Meta Luncurkan Agen...
Meta Luncurkan Agen Bisnis di WhatsApp, Instagram, dan Messenger
1 jam yang lalu
Heboh Grab Dikabarkan...
Heboh Grab Dikabarkan Kabur Gara-Gara Aturan Baru, CEO Neneng Buka Suara
2 jam yang lalu
Ambisi Gila IPO SpaceX:...
Ambisi Gila IPO SpaceX: Kejar Rp1.350 Triliun dalam Semalam
3 jam yang lalu
Mengapa Indonesia Mendadak...
Mengapa Indonesia Mendadak Jadi Kiblat Baru ChatGPT Images 2.0?
3 jam yang lalu
Melihat Lebih Dekat...
Melihat Lebih Dekat Fasilitas Penyimpanan Limbah Nuklir Pertama di Dunia
6 jam yang lalu
ChatGPT Jadi Aplikasi...
ChatGPT Jadi Aplikasi Tercepat Mencapai 1 Miliar Pengguna di Seluruh Dunia
9 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved