Jepang Temukan Cara Punya Anak Tanpa Hamil dan Sperma Pria

Senin, 24 September 2018 - 15:16 WIB
Jepang Temukan Cara...
Jepang Temukan Cara Punya Anak Tanpa Hamil dan Sperma Pria
A A A
TOKYO - Sekelompok peneliti dari Jepang telah membuat terobosan besar di bidang sains dengan menciptakan prekursor untuk sel telur manusia alias sperma buatan dari sel darah wanita. Artinya wanita bisa melahirkan tanpa sperma pria

Ini adalah sesuatu yang menempatkan dunia ilmu pengetahuan dalam keterkejutan karena memiliki potensi untuk mengubah cara kita melihat reproduksi buatan selamanya.

Eli Adashi, profesor ilmu kedokteran di Brown University yang menulis makalah itu mengatakan, Para peneliti dari Jepang percobaan sel punca selama ini belum pernah menggunakan sel manusia, tapi terhadap tikus. Dari hasil penelitian itu, kloning manusia dengan sel punca bisa dilakukan.

Menurut dia, kloning bermanfaat bagi manusia. "Bayangkan seorang anak perempuan terkena kanker dan harus menjalani kemoterapi dan radiasi, lalu sembuh. Saat dewasa dan ingin memiliki anak, dia tidak bisa memiliki keturunan karena mandul akibat terapi kanker yang dijalani ketika kanak-kanak," kata Eli Adashi Interestingengineering, Senin (24/9/2018).

.
Menurut Eli, donor sel telur bukan hal mudah. Sebab, menghasilkan dan mengambil sel telur dari seorang perempuan tidak segampang mengambil sperman dari kaum pria. Dengan teknologi IVG, tandas Eli, tidak perlu proses rumit dan mahal untuk mengambil sel telur donor dari orang ketiga.

Cukup dengan usapan bagian dalam pipi, lalu dibudidayakan di laboratorium hingga mendapatkan jumlah sel telur yang diperlukan. Teknologi ini juga bermanfaat membantu kaum pria dengan gangguan kesuburan genetik. Proses edit gen pada sperma mereka sehingga bisa menjadi subur. IVG memungkinkan para dokter untuk menciptakan pasokan yang bisa dibilang tidak terbatas.

“Teknologi IVG memungkinkan pasangan melakukan in vitro fertilisation (IVF) secara lebih murah. Pasangan tidak harus melakukan proses ekstraksi rumit. Mereka hanya perlu usapan singkat pada pipi bagian dalam,” ujar dia.

Terobosan baru dalam Vitro Gametogenesis adalah berkat kerja keras oleh Mitinori Saitou, yang merupakan peneliti di Kyoto University, Jepang. Dia dan timnya hanya memiliki satu tujuan dalam pikiran - untuk memprogram sel-sel darah untuk menjadi sel-sel induk yang dapat berkembang menjadi sel-sel reproduksi yang terlihat selama tahap awal kehamilan.

Kerja keras terbayar karena sel-sel mampu mengubah diri menjadi sel reproduksi "Primordial" yang merupakan bagian dari perkembangan telur awal pada manusia. Para peneliti mampu menjaga sel-sel hidup selama empat bulan dengan menginkubasi mereka dengan sel-sel ovarium tikus.

Pada periode waktu itu, sel-sel berkembang menjadi oogonia, keadaan sel yang merupakan pendahulu dari telur manusia yang matang.

Para ilmuwan di seluruh dunia sekarang berpendapat bahwa hanya masalah waktu di mana kita akan dapat membuat telur matang.

"Jika kita dapat membuat sel telur dan sperma manusia dari sel-sel kulit itu membuka sejumlah besar kemungkinan untuk mengubah cara manusia bereproduksi," kata Hank Greely, seorang ahli bioetika di Stanford kepada NPR.
(wbs)
Berita Terkait
Staf Ahli Mendikdasmen:...
Staf Ahli Mendikdasmen: KOSSMI 2026 Jadi Bukti Pentingnya STEM dan AI untuk Masa Depan Pendidikan Indonesia
Berebut Superpower Sains
Berebut Superpower Sains
Jokowi Akui Infrastruktur...
Jokowi Akui Infrastruktur Kesehatan dan Pendidikan Buat Daya Saing Indonesia Lemah
Sains yang Nirmakna
Sains yang Nirmakna
Jaring Talenta Bidang...
Jaring Talenta Bidang Sains, Kemendikbud Gelar Kompetisi Sains Nasional 2020
Sains, Wabah dan Agama
Sains, Wabah dan Agama
Berita Terkini
Tragedi Bitcoin: Rp72...
Tragedi Bitcoin: Rp72 Triliun Hangus Terseret Tren Terburuk Sejak Agustus!
1 jam yang lalu
Kembalinya Jet Tempur...
Kembalinya Jet Tempur Dua Tempat Duduk di Era Perangan Modern
6 jam yang lalu
China Diam-diam Simpan...
China Diam-diam Simpan Ribuan Server di Dasar Laut, Apa Tujuannya?
8 jam yang lalu
Nvidia RTX Spark: Superkomputer...
Nvidia RTX Spark: Superkomputer Kemasan Sachet, Bikin Intel dan AMD Keringat Dingin
16 jam yang lalu
Korea Selatan Kembangkan...
Korea Selatan Kembangkan Teknologi Mesin Metana untuk Roket Luar Angkasa
17 jam yang lalu
Meta Luncurkan Agen...
Meta Luncurkan Agen Bisnis di WhatsApp, Instagram, dan Messenger
21 jam yang lalu
Infografis
AS Bombardir ISIS, Trump:...
AS Bombardir ISIS, Trump: Kami akan Temukan dan Membunuhmu!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved