Pemerintah Bidik Pembangunan Dua Science Center Tiap Tahun

Minggu, 09 September 2018 - 21:38 WIB
Pemerintah Bidik Pembangunan...
Pemerintah Bidik Pembangunan Dua Science Center Tiap Tahun
A A A
BANDUNG - Pemerintah menargetkan tiap tahun dapat membuka dua science center atau Pusat Peragaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Puspa-Iptek) di Tanah Air. Karena keberadaannya penting guna menarik ketertarikan masyarakat, terutama anak-anak kepada dunia ilmu pengetahuan dan teknologi.

"Sesuai perintah undang-undang, iptek harus dikenalkan sejak dini. Ini alasan pentingnya mendirikan Pusat Peraga Ilmu Pengetahuan dan Teknologi di berbagai daerah," kata Mochammad Syachrial Annas, Direktur PP Iptek Ristekdikti, saat meninjau Kompetisi Roket Air Regional (KRAR) 2018 di Kota Baru Parahyangan, Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Minggu (9/9/2018).

Tahun ini, sebut Syachrial, akan dibuka Puspa-Iptek di Sumatera Barat dan NTB. Saat ini sudah berdiri 23 unit yang tersebar di Nusantara. "Idealnya satu provinsi satu Puspa-Iptek, karena itu perlu dari pemerintah daerah untuk membangunnya. Pihak swasta juga kami undang untuk berpartisipasi, seperti Puspa-Iptek di Kota Baru Parahyangan ini yang merupakan hasil dari inisiasi pihak swasta," katanya.

Ditanya jumlah kunjungan ke Puspa-Iptek, dia mengatakan, perlu ada peran dari pemerintah daerah untuk mendorong masyarakat, khususnya pelajar masuk ke Puspa-Iptek. "Contoh saja Taman Pintar di Kota Yogyakarta. Dengan instruksi pemda agar semua siswa datang ke sana sebelum melakukan kunjungan ke tempat lain, maka Puspa-Iptek ini jumlah pengunjungnya sudah ratusan ribu orang. Bahkan targetnya 1 juta pengunjung per tahun," ungkap Syahcial.

Di lokasi yang sama, Kepala Puspa Iptek Sundial, Joko Santoso mengatakan, jumlah pengunjung di tempatnya sudah mencapai 170.000-an orang. Umumnya mereka datang dari luar kota atau provinsi. "Jumlah alat peraga terus kami tambah dan paketnya juga dikolaborasikan dengan objek wisata lain di Kota Bandung. Ini salah satu strategi kami untuk menarik minat masyarakat datang ke sini," paparnya.

Pemenang KRAR 2018 Regional Jawa Barat
Sementara itu, Kompetisi Roket Air Regional (KRAR) 2018 di Kota Baru Parahyangan berakhir tadi sore. Kompetisi yang memperebutkan hadiah uang total Rp20 juta ini berhasil mendapatkan 10 peserta terbaik.

Posisi pertama direbut oleh Hasnat Ferdiananda dari SMP Pasundan 1 Bandung dengan jarak terdekat roket terhadap titik pusat target 0,4 meter. Lalu menyusul berturut-turut, Retno Dewi Wulandari (SMKN 1 Losarang, Indramayu), Shabrina Nibrasalhuda (SMP Al-Ma'soem Jatinangor), Nawal Alifiah Hidayat (SMPIT Asy-Syifa Boarding School/putri), Nabil Riano Zaky (SMPIT Asy-Syifa Boarding School/putra), Pricilia Alianda Hud (SMPN 1 Cimahi), Mujahid Akbar Ramadhan (MTSN 1 Kota Bandung), Selvia Damayanti (MTSN 1 Kota Bandung), Fatih Rayyandra Firmansyah (SMPIT Asy-Syifa Boarding School/putra), dan Faturrahman pandhu Mahendra (SMP Mutiara Bunda Bandung).

Mereka nantinya berhak mewakili Jawa Barat dalam kompetisi roket air nasional. "Tiap tahun jumlah peminat kompetisi sains ini terus bertambah," ucap Joko Santoso.
(mim)
Berita Terkait
Staf Ahli Mendikdasmen:...
Staf Ahli Mendikdasmen: KOSSMI 2026 Jadi Bukti Pentingnya STEM dan AI untuk Masa Depan Pendidikan Indonesia
Berebut Superpower Sains
Berebut Superpower Sains
Jokowi Akui Infrastruktur...
Jokowi Akui Infrastruktur Kesehatan dan Pendidikan Buat Daya Saing Indonesia Lemah
Sains yang Nirmakna
Sains yang Nirmakna
Jaring Talenta Bidang...
Jaring Talenta Bidang Sains, Kemendikbud Gelar Kompetisi Sains Nasional 2020
Sains, Corona, dan Agama
Sains, Corona, dan Agama
Berita Terkini
Nvidia Siap Gandeng...
Nvidia Siap Gandeng Perusahaan China demi Kembangkan Robot Super Humanoid
13 jam yang lalu
Hubungkan Inovator Lokal...
Hubungkan Inovator Lokal dengan Jaringan Modal Internasional di The 2026 Asia Grassroots Forum
14 jam yang lalu
Google Berniat Lepaskan...
Google Berniat Lepaskan 32 Juta Nyamuk Jantan Steril di AS
17 jam yang lalu
China Melakukan Penelitian...
China Melakukan Penelitian Reproduksi Manusia di Luar Angkasa
1 hari yang lalu
Apakah Kehidupan di...
Apakah Kehidupan di Planet Mirip Bumi K2-18b Memang Ada?
1 hari yang lalu
LG Tepis Isu Keluar...
LG Tepis Isu Keluar dari Pasar TV dan Menjual Bisnisnya ke Hisense
1 hari yang lalu
Infografis
11 Perang Terlama dalam...
11 Perang Terlama dalam Sejarah Manusia, Ada yang hingga 781 Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved