Peneliti Temukan Ratusan Burung Laut Mati Akibat Makan Plastik

Selasa, 26 Juni 2018 - 10:02 WIB
Peneliti Temukan Ratusan...
Peneliti Temukan Ratusan Burung Laut Mati Akibat Makan Plastik
A A A
SYDNEY - Lagi, ilmuan temukan dampak buruk pencemaran sampah plastik pada satwa liar. Ribuan burung laut mati kelaparan di Pulau Lord Howe, sebuah pulau berjarak 600 kilometer di lepas pantai timur Australia.

Sebuah video dokumenter yang digagas BBC, menemukan perut burung laut ini penuh dengan sampah plastik sehingga tak ada ruang untuk makanan.

Sang induk yang pergi mencari makan ke laut lepas, tak sadar telah menelan plastik dan memberikan anak-anaknya sampah plastik, sehingga berakhir dengan kematian sang induk. Karena mereka sendiri juga kekurangan nutrisi untuk berangkat mencari makan kembali.

"Burung-burung ini adalah predator generalis, anak-anaknya akan makan apa saja yang diberikan induknya," jelas Jennifer Lavers Ahli Biologi Kelautan dikutip BBC (23/6/2018).

"Tapi ketika ada sampah plastik di lautan, mereka tidak memiliki kemampuan untuk mendeteksi apakah itu plastik atau makanan mereka seperti cumi dan ikan kecil, jadi mereka memakannya." tambah Lavers.

Ahli biologi kelautan pada video dokumenter itu berusaha menyelamatkan burung-burung laut ini.

Mereka menangkap ratusan anak burung saat mereka meninggalkan sarangnya, dan mencoba mengeluarkan sampah yang tertelan.

"Jika jumlah plastik tidak begitu signifikan, kami menggunakan proses yang disebut lavage, dimana kami menyiram atau mencuci perut, tanpa harus membedah burung" jelas Dr Lavers

Jennifer Lavers menambahkan bahwa sebagian besar plastik yang dia dan rekan-rekannya temukan dalam pekerjaan mereka dengan burung adalah sepenuhnya dapat dicegah.
(wbs)
Berita Terkait
Staf Ahli Mendikdasmen:...
Staf Ahli Mendikdasmen: KOSSMI 2026 Jadi Bukti Pentingnya STEM dan AI untuk Masa Depan Pendidikan Indonesia
Berebut Superpower Sains
Berebut Superpower Sains
Jokowi Akui Infrastruktur...
Jokowi Akui Infrastruktur Kesehatan dan Pendidikan Buat Daya Saing Indonesia Lemah
Sains yang Nirmakna
Sains yang Nirmakna
Jaring Talenta Bidang...
Jaring Talenta Bidang Sains, Kemendikbud Gelar Kompetisi Sains Nasional 2020
Sains, Wabah dan Agama
Sains, Wabah dan Agama
Berita Terkini
China Ciptakan Baterai...
China Ciptakan Baterai Nuklir yang Bisa Bertahan Ribuan Tahun
1 jam yang lalu
Kontroversi Meletus...
Kontroversi Meletus antara Apple dan OpenAI, Apakah Itu?
5 jam yang lalu
Membawa Udara Bersih...
Membawa Udara Bersih ke Dalam Rumah, Bentuk Kepedulian Terbaik Saat Polusi Melanda
1 hari yang lalu
Berbasis Open Source,...
Berbasis Open Source, Equnix Dorong Ekosistem PostgreSQL
2 hari yang lalu
Membongkar Otak Rudal...
Membongkar Otak Rudal Barracuda-500M yang Supercerdas
2 hari yang lalu
Anak Muda Bingung Pilih...
Anak Muda Bingung Pilih Kripto atau Saham? Begini Kata Para Praktisi
3 hari yang lalu
Infografis
Suhu Panas di dalam...
Suhu Panas di dalam Air Meningkat, Ratusan Lumba-lumba Mati
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved