Bersama BKPM, Mensos Ajak Melawan Hoax di Media Sosial
Senin, 23 April 2018 - 19:13 WIB
Bersama BKPM, Mensos Ajak Melawan Hoax di Media Sosial
A
A
A
JAKARTA - Memasuki tahun politik pemilihan umum (Pemilu) 2019, berbagai berbagai kabar hoax gencar dimunculkan di berbagai media sosial. Salah satu yang kembali muncul yakni fitnah yang dialamatkan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang dikait-kaitkan dengan PKI.
Menteri Sosial (Mensos) yang juga politikus Partai Golkar Idrus Marham di hadapan pengurus Badan Komunikasi Pemuda Mesjid (BKPM), menegaskan, bahwa kabar yang mengaitkan Jokowi dengan PKI adalah tidak benar.
"BKPM harus siap melawan hoax. isu yang selama ini beredar tentang Presiden itu tidak benar, selain itu BKPM harus mencegah langkah-langkah untuk mencegah upaya memecah belah bangsa dengan melawan Hoax" kata Idrus Marham, saat Munas BKPM RI di Asrama Haji Jakarta Timur, Senin (23/4/2018).
Idris menegaskan agar BKPM juga dapat menjadi pelopor melawan hoax dan fitnah. Rumah ibadah masjid harus digunakan sebagai basis perjuangan BPKM dalam menyatakan Islam sebagai rahmatan lil alamin, bukan sebaliknya.
"BKPM ini menjadi pelopor, untuk menyatakan melawan hoax. BKPM harus menjadikan masjid sebagai basis perjuangan dan menjadi pelopor, dalam rangka menyatakan dalam Islam sebagai rahmatan lil alamin," ucapnya.
Menurut Idrus, BKPM juga dapat mengambil kepeloporan masjid sebagai pusat berkebudayaan umat dan memusuhi langkah-langkah yang berorientasi menghalalkan segala cara. Termasuk pelopor pencegahan politik uang di tahun politik seperti saat ini.
Menteri Sosial (Mensos) yang juga politikus Partai Golkar Idrus Marham di hadapan pengurus Badan Komunikasi Pemuda Mesjid (BKPM), menegaskan, bahwa kabar yang mengaitkan Jokowi dengan PKI adalah tidak benar.
"BKPM harus siap melawan hoax. isu yang selama ini beredar tentang Presiden itu tidak benar, selain itu BKPM harus mencegah langkah-langkah untuk mencegah upaya memecah belah bangsa dengan melawan Hoax" kata Idrus Marham, saat Munas BKPM RI di Asrama Haji Jakarta Timur, Senin (23/4/2018).
Idris menegaskan agar BKPM juga dapat menjadi pelopor melawan hoax dan fitnah. Rumah ibadah masjid harus digunakan sebagai basis perjuangan BPKM dalam menyatakan Islam sebagai rahmatan lil alamin, bukan sebaliknya.
"BKPM ini menjadi pelopor, untuk menyatakan melawan hoax. BKPM harus menjadikan masjid sebagai basis perjuangan dan menjadi pelopor, dalam rangka menyatakan dalam Islam sebagai rahmatan lil alamin," ucapnya.
Menurut Idrus, BKPM juga dapat mengambil kepeloporan masjid sebagai pusat berkebudayaan umat dan memusuhi langkah-langkah yang berorientasi menghalalkan segala cara. Termasuk pelopor pencegahan politik uang di tahun politik seperti saat ini.
(wbs)