Sudah Teruji, RS Akan Gunakan Teknologi Deteksi Kematian

Senin, 22 Januari 2018 - 18:25 WIB
Sudah Teruji, RS Akan...
Sudah Teruji, RS Akan Gunakan Teknologi Deteksi Kematian
A A A
NEW YORK - Sebuah tim peneliti di Stanford University di Amerika Serikat, AS telah mengembangkan program komputer yang bisa memprediksi kapan pasien rumah sakit akan meninggal dengan tingkat akurasi yang mengerikan.

Teknologi ini nantinya akan digunakan di seluruh rumah sakit di AS. Program ini menggunakan kecerdasan buatan dan telah melalui analisis 160.000 file pasien dewasa dan anak dari Rumah Sakit Stanford dan Rumah Sakit Lucile Packard.

Teknologi ini berkerja dengan melihat berbagai hal dalam catatan kesehatan seperti diagnosis, prosedur yang dilakukan dan obat mana yang diambil pasien.

Algoritma tersebut diterapkan pada 40.000 pasien aktif (diperkirakan memprediksi akan meninggal dalam tiga bulan ke depan) dan tingkat kebenaranya hingga 90% kasus.

"Skala data yang tersedia memungkinkan kita untuk membangun model prediksi kematian penyebab semua," kata Anand Avati, anggota Lab AI Stanford University, melaporkan kepada IBTimes seperti dilansir dari Mirror, Senin (22/1/2018).

Para periset berencana untuk terus memperbaiki sistem dengan lebih banyak data sebelum diluncurkan ke rumah sakit dan staf medis.

Kenneth Jung, seorang ilmuwan riset di Stanford University, mengatakan: "Kami berpikir bahwa ini adalah mesin pembelajaran dan dokter akan secara membabi buta melakukan intervensi medis berdasarkan algoritma "

Tak hanya di AS, metode pengujian terbaru yang akan segera tersedia di gerai-gerai di Inggris ini bisa mengukur komposisi dari tip kromosom seseorang, yang disebut telomere, melalui tes darah. Telomere ini diyakini peneliti sebagai satu dari indikator penuaan sel tubuh yang paling signifikan dan akurat. Ketika penuaan sel mencapai tingkat tertentu, bisa diartikan itulah akhir tubuh sobat beraktivitas.

Maria Blasco dari Spanish National Cancer Research Centre (Pusat Riset Kanker Nasional) di Madrid, Spanyol adalah penemu alat tes telomere komersial terbaru ini. Lebih lanjut Blasco menjelaskan, bahwa tua-muda usia biologis seseorang bisa diukur berdasarkan panjang telomere mereka, dan ini bisa berbeda dengan usia nyata yang dimiliki oleh seseorang. Contohnya, pria berusia 65 tahun bisa jadi usia biologisnya lebih muda daripada pria usia 45 tahun, yang berarti pria 45 tahun itu kemungkinan memiliki usia yang lebih pendek. Semakin panjang telomere, semakin panjang usia sobat.

Sederhananya, telomere ini yang melindungi DNA sobat pembaca dari gangguan dan kerusakan. Seiring dengan tugasnya yang semakin berat, maka telomere mulai memendek. Pada usia paruh baya ke atas, penyusutan ini mencapai titik di mana mereka tidak mampu lagi melindungi DNA dan keadaan akan memburuk ketika sel-sel tubuh mulai memisahkan diri. Dampaknya adalah, kulit sobat akan longgar dan keriput, daya tahan tubuh menjadi tidak efektif, dan merembes pada gangguan tubuh yang lebih parah seperti diabetes dan penyakit jantung.

Apakah mahal untuk 'mengintip' waktu kematian sobat? Di Inggris, metode tes ini seharga 400 poundsterling (sekitar Rp 6 juta).
(wbs)
Berita Terkait
Staf Ahli Mendikdasmen:...
Staf Ahli Mendikdasmen: KOSSMI 2026 Jadi Bukti Pentingnya STEM dan AI untuk Masa Depan Pendidikan Indonesia
Berebut Superpower Sains
Berebut Superpower Sains
Jokowi Akui Infrastruktur...
Jokowi Akui Infrastruktur Kesehatan dan Pendidikan Buat Daya Saing Indonesia Lemah
Sains yang Nirmakna
Sains yang Nirmakna
Jaring Talenta Bidang...
Jaring Talenta Bidang Sains, Kemendikbud Gelar Kompetisi Sains Nasional 2020
Sains, Corona, dan Agama
Sains, Corona, dan Agama
Berita Terkini
Mengancam Bumi, China...
Mengancam Bumi, China Siap Pindahkan Asteroid 2015 XF261
9 jam yang lalu
Cara Hapus Objek Mengganggu...
Cara Hapus Objek Mengganggu di Foto dengan Galaxy S26 Series
10 jam yang lalu
Teknologi Deteksi Deepfake...
Teknologi Deteksi Deepfake Nvidia Mencapai Akurasi 94%
22 jam yang lalu
Motorola Razr Fold Diluncurkan,...
Motorola Razr Fold Diluncurkan, Lipatan Smartphone Tidak Terlihat
1 hari yang lalu
Bug Windows 11 Terdeteksi...
Bug Windows 11 Terdeteksi Menguras Penyimpanan SSD Pengguna hingga 70GB
1 hari yang lalu
Dorong Transformasi...
Dorong Transformasi Berkelanjutan, TelkomGroup Resmi Gelar Culture Festival 2026
1 hari yang lalu
Infografis
2 Negara NATO akan Kirim...
2 Negara NATO akan Kirim Jet Tempur dan Kapal Perang ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved