Penjelajah Antariksa Jepang Minta Maaf Sebarkan Berita Bohong

Jum'at, 12 Januari 2018 - 18:56 WIB
Penjelajah Antariksa...
Penjelajah Antariksa Jepang Minta Maaf Sebarkan Berita Bohong
A A A
TOKYO - Astronaut Jepang Norishige Kanai akhirnya meminta maaf atas tindakannya menyebarkan berita bohong (Hoax) tentang ketinggiannya di angkasa.

Saat berada di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) Kanai mengklaim ketinggiannya naik menjadi sembilan sentimeter (cm) selain menimbulkan kekhawatiran apakah ia akan kembali ke Bumi dengan selamat.

Kebanyakan astronaut menjalani pembesaran tubuh saat menjalani misi ruang angkasa karena tulang belakang mereka meluas karena tidak adanya gravitasi.

Namun, pembesaran astronaut terbatas hanya beberapa meter dan situasinya akan kembali normal seperti mereka kembali ke Bumi.

Kanai, 41, yang meninggalkan bulan lalu bulan lalu untuk misi hampir enam bulan di ISS untuk menciak di akun Twitter-nya pada hari Senin bahwa dia memiliki pengumuman besar.

"Tinggi badan saya telah diukur di luar angkasa dan entah bagaimana saya tumbuh sembilan cm. Hanya dalam tiga minggu saya tumbuh lebih tinggi, sesuatu yang belum pernah saya lihat sejak SMA.

"Ini membuat saya sedikit khawatir bahwa saya mungkin tidak bisa memasuki kursi kapsul Soyuz untuk kembali ke Bumi," tulis Kanai di tweet seperti dilansir dari Reuters.

Namun sehari setelah berita tentang tweet Kanai beredar, astronot tersebut meminta maaf.

Jelas Kanai, dia mengukur tinggi badannya setelah kapten kapal tersebut mengajukan pertanyaan tentang perkembangan tubuhnya namun tingginya meningkat dua kaki.

"Pelecehan ini tampaknya menjadi masalah besar, jadi saya harus meminta maaf untuk berita palsu ini," tulis Kanai dalam tweet terbarunya tanpa menjelaskan bagaimana penghitungannya bisa terjadi.

Menambahkan Kanai, dia lega sedikit meningkat karena dia hampir bisa mengendarai kapsul Soyuz.
(wbs)
Berita Terkait
Staf Ahli Mendikdasmen:...
Staf Ahli Mendikdasmen: KOSSMI 2026 Jadi Bukti Pentingnya STEM dan AI untuk Masa Depan Pendidikan Indonesia
Berebut Superpower Sains
Berebut Superpower Sains
Jokowi Akui Infrastruktur...
Jokowi Akui Infrastruktur Kesehatan dan Pendidikan Buat Daya Saing Indonesia Lemah
Sains yang Nirmakna
Sains yang Nirmakna
Jaring Talenta Bidang...
Jaring Talenta Bidang Sains, Kemendikbud Gelar Kompetisi Sains Nasional 2020
Sains, Corona, dan Agama
Sains, Corona, dan Agama
Berita Terkini
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, AI Dilibatkan Langsung dalam Operasi Medis
2 jam yang lalu
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
4 jam yang lalu
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
1 hari yang lalu
Bangun Kedaulatan Digital,...
Bangun Kedaulatan Digital, Telkom Pertemukan Regulator dan Pemain Industri
1 hari yang lalu
Kehilangan Kendali,...
Kehilangan Kendali, Anthropic Usulkan Hentikan Sementara Pengembangan AI
1 hari yang lalu
Respons Permintaan Tinggi,...
Respons Permintaan Tinggi, Telkom Akselerasi Ekspansi Kapasitas NeutraDC Batam
1 hari yang lalu
Infografis
Perbandingan Jet Tempur...
Perbandingan Jet Tempur J-15 China dan F-15 Jepang, Mana Lebih Hebat?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved