PBB Bikin Aturan Soal Robot Pembunuh dan Kecerdasan Buatan

Rabu, 15 November 2017 - 20:03 WIB
PBB Bikin Aturan Soal...
PBB Bikin Aturan Soal Robot Pembunuh dan Kecerdasan Buatan
A A A
NEW YORK - Kecerdasan buatan atau artificial intelligence yang ditanam pada otak robot saat ini berkembang pesat, mulai dari robot seks hingga robot tempur yang diciptakan untuk membunuh lawan di medan tempur. Menyikapi hal tersebut, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) siap menjadi tuan rumah perundingan mengenai aturan penggunaan senjata otonom alias robot.

Seperti dilansir dari Daily mail, Bahkan Elon Musk dari Tesla pada Agustus mendesak PBB untuk memberlakukan larangan global terhadap senjata otomatis sepenuhnya, menggaungkan seruan sama dari para aktivis yang telah memperingatkan bahwa mesin tersebut akan menimbulkan risiko yang sangat besar bagi penduduk sipil

Sebuah kelompok pelucutan senjata PBB yang dikenal sebagai Konvensi Senjata Konvensional Tertentu (CCW) pada Senin akan memulai pembicaraan yang berlangsung lima hari mengenai masalah itu di Jenewa.

Dpimpin, Duta Besar India untuk perlucutan senjata, Amandeep Gill, belum menghasilkan dalam bentuk larangan, atau bahkan sebuah pakta, tetap belum bisa diharapkan

"Akan sangat mudah untuk hanya membuat peraturan larangan tapi saya pikir ... bersikap terburu-buru untuk masalah yang sangat kompleks tidak bijaksana," kata dia kepada wartawan. "Kami baru di garis start."

Senjata otonom adalah robot yang dirancang untuk melakukan serangan militer terhadap manusia atau instalasi tanpa intervensi dari operator manusia.

Seperti diketahui, Pemerintah Rusia memastikan telah membuat robot tempur yang mereka beri nama F.E.D.O.R. Robot ini dibuat untuk memiliki intelektual seperti manusia sehingga bisa memutuskan sendiri menyerang atau bertahan dalam situasi terdesak

Rusia mengklaim robot militer baru mereka dapat menembakkan senapan namun menegaskan bahwa ini bukan "pembunuh manusia"

Dalam rekaman video yang Pemerintah Rusia unggah Robot F.E.D.O.R. mampu menyetir mobil, menggunakan senjata dan dapat memperkerjakan pekerjaan manusia seperti ngebor tembok.

Robot F.E.D.O.R. nantinya akan dikirim ke luar angkasa, Rusia berharap bisa mengirim F.E.D.O.R. Ke ruang kapal tempur yang disebut Federasi yang masih dalam pengembangan.

Robot ini muncul karena Rusia berkeyakin Perang Dunia Ketiga akan terjadi, dugaan itu mencuat usai Pemeintah Presiden Donald Trump memuntahkan rudal 'Mother' rudal terbesar yang pernah diluncurkan. Apalagi situasi hubungan antara Amerika Serikat dan Rusia memanas.
(wbs)
Berita Terkait
Staf Ahli Mendikdasmen:...
Staf Ahli Mendikdasmen: KOSSMI 2026 Jadi Bukti Pentingnya STEM dan AI untuk Masa Depan Pendidikan Indonesia
Berebut Superpower Sains
Berebut Superpower Sains
Jokowi Akui Infrastruktur...
Jokowi Akui Infrastruktur Kesehatan dan Pendidikan Buat Daya Saing Indonesia Lemah
Sains yang Nirmakna
Sains yang Nirmakna
Jaring Talenta Bidang...
Jaring Talenta Bidang Sains, Kemendikbud Gelar Kompetisi Sains Nasional 2020
Sains, Wabah dan Agama
Sains, Wabah dan Agama
Berita Terkini
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
1 hari yang lalu
Bangun Kedaulatan Digital,...
Bangun Kedaulatan Digital, Telkom Pertemukan Regulator dan Pemain Industri
1 hari yang lalu
Kehilangan Kendali,...
Kehilangan Kendali, Anthropic Usulkan Hentikan Sementara Pengembangan AI
1 hari yang lalu
Respons Permintaan Tinggi,...
Respons Permintaan Tinggi, Telkom Akselerasi Ekspansi Kapasitas NeutraDC Batam
1 hari yang lalu
Luncurkan AIcosystem,...
Luncurkan AIcosystem, Telkom Siap Garap Peluang AI di Berbagai Sektor Industri
1 hari yang lalu
Jalan Pintas Nostalgia:...
Jalan Pintas Nostalgia: Ragnarok Buka Server EDDGA, Naik Level Kini Sekejap Mata
1 hari yang lalu
Infografis
Mistral Saba Kecerdasan...
Mistral Saba Kecerdasan Buatan Berbahasa Arab Beredar di Timteng
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved