Kena Sentil, Google Siap Batasi Iklan Berbau Politik

Minggu, 12 November 2017 - 21:23 WIB
Kena Sentil, Google...
Kena Sentil, Google Siap Batasi Iklan Berbau Politik
A A A
SAN FRANCISCO - Unit Google yakni Alphabet Inc mengatakan kepada regulator pemilihan di Amerika Serikat (AS) dalam sebuah surat, bahwa pihaknya sangat mendukung peraturan pengetatan iklan politik online.

Sebelumnya, anggota parlemen Federal telah mengkritik Google, Facebook Inc dan Twitter karena tidak mengidentifikasi dan memblokir agen Rusia dari pembeli iklan pada layanan mereka.

September lalu, Federal Election Commission (FEC) yang menetapkan peraturan kampanye keuangan, memilih untuk mempertimbangkan bahwa peraturan pengungkapan tersebut berlaku untuk segala aktivitas online.

Menanggapi surat tersebut, Google pada Kamis lalu menawarkan respons formal terhadap pertimbangan FEC. "Sekarang lebih dari sebelumnya, kita harus bekerjasama untuk memperbaiki transparansi, meningkatkan pengungkapan dan mengurangi penyalahgunaan dan pengaruh asing dalam pemilihan AS," tulis perusahaan, dikutip dari Reuters, Minggu (12/11/2017).

Pernyataan sebelumnya mengacu pada sebuah pertengkaran dari 2010 ketika Google mencari pembebasan alternatif dari persyaratan bahwa sebuah iklan harus menyatakan siapa yang membelinya. Komisi tersebut tidak mencapai konsensus tentang pembebasan pada saat itu.

Kini, Google juga meminta komisi untuk memperluas peraturan pengungkapan yang berlaku untuk TV dan mencetak iklan ke Web. “Google sangat mendukung usulan komisi tersebut untuk melanjutkan pembuatan peraturan sehingga komisi tersebut dapat memberikan kejelasan bahwa kampanye dan pengiklan politik lainnya perlu menentukan penolakan penafian yang harus disertakan,” ungkap pihak Google dalam sebuah pernyataan.

Perusahaan yang juga merupakan top seller iklan online di dunia, meminta regulator federal dan pembuat undang-undang untuk memperluas pembatasan partisipasi asing dalam pemilihan untuk meliput konten yang didistribusikan dan diiklankan di internet.
(wbs)
Berita Terkait
Google.org Umumkan Pendanaan...
Google.org Umumkan Pendanaan Edukasi AI dan Ketahanan Pangan untuk 6 juta Orang di Asia Tenggara
Google Luncurkan Inovasi...
Google Luncurkan Inovasi AI untuk Pendidikan Berkualitas dan Aman di Indonesia
Google Luncurkan 11.000...
Google Luncurkan 11.000 Beasiswa untuk Keterampilan Digital
Komdigi dan Google Luncurkan...
Komdigi dan Google Luncurkan Google Play Protect untuk Keamanan Digital
Google.org Salurkan...
Google.org Salurkan Hibah US$3,5 Juta untuk Dukung 200.000 Petani Kecil di Thailand dan Vietnam
Gebrakan Ramadan Gemini...
Gebrakan Ramadan Gemini 2026 dari Google
Berita Terkini
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
7 jam yang lalu
Bangun Kedaulatan Digital,...
Bangun Kedaulatan Digital, Telkom Pertemukan Regulator dan Pemain Industri
9 jam yang lalu
Kehilangan Kendali,...
Kehilangan Kendali, Anthropic Usulkan Hentikan Sementara Pengembangan AI
9 jam yang lalu
Respons Permintaan Tinggi,...
Respons Permintaan Tinggi, Telkom Akselerasi Ekspansi Kapasitas NeutraDC Batam
9 jam yang lalu
Luncurkan AIcosystem,...
Luncurkan AIcosystem, Telkom Siap Garap Peluang AI di Berbagai Sektor Industri
9 jam yang lalu
Jalan Pintas Nostalgia:...
Jalan Pintas Nostalgia: Ragnarok Buka Server EDDGA, Naik Level Kini Sekejap Mata
10 jam yang lalu
Infografis
4 Negara Arab yang Siap...
4 Negara Arab yang Siap Bantu Qatar Balas Serangan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved