Bank dari Rusia Dukung Penuh Teknologi Motor Terbang

Kamis, 19 Oktober 2017 - 09:02 WIB
Bank dari Rusia Dukung...
Bank dari Rusia Dukung Penuh Teknologi Motor Terbang
A A A
MOSCOW - Keberadaan sepeda motor terbang atau hoverbike di dunia hampir pasti menjadi kenyataan. Terbukti setelah sepeda motor terbang yang dibiayai oleh Bank Rusia, Vnesheconombank (VEB) berhasil mengudara.

Bank tersebut mengumumkan akan menginvestasikan 'beberapa juta' dolar AS untuk pengembangan sepeda motor futuristik.

Sebagai investor, bank Rusia tersebut menanam modalnya pada prototip sepeda motor hover, yang sedang dalam pengembangan dan saat ini masih dalam pengujian.

Kepala perusahaan Hover Serf, Alexander Atamanov merekam motor terbang di atas tanah dari prototip S3 HoverBike.

Kendaraan itu diperlihatkan kepada publik di Moscow Raceway yang menjadi penyelenggara kompetisi internasional sepeda motor.

Atamanov mencatat bahwa perusahaannya telah menerima banyak pre-order dari Asia dan Timur Tengah.

Harga untuk satu hover bike diperkirakan antara Rp650 jutaan hingga Rp1 miliar (USD50.000 hingga USD80.000).

Sepeda motor terbang diperkirakan masuk pasar pada 2018.

Bos VEB Sergey Gorkov mengatakan: "Sebenarnya, ini bukan motor. Ini lebih merupakan prototipe sebuah kendaraan, yang memiliki peluang masa depan yang beragam.

"Kami meyakini prospeknya. Kami berencana berinvestasi pada kendaraan multifungsi ini. Kami pikir kami membutuhkan modal beberapa juta dolar."

Sementara itu, Hoversurf telah mengembangkan sebuah hoverbike satu tempat duduk yang sepenuhnya dikendalikan olehsopir.

Hoverbike yang dinamakan sebagai Scorpion-3 itu menggabungkan desain sebuah motor standar dengan teknologi 'drone quad-copter' yang memungkinkan pengemudi mengendalikan kendaraan itu sama seperti menunggang sebuah motor.

Menurut Hoversurf, Scorpion-3 dapat menampung berat 120 kilogram ketika bergerak pada kecepatan 48 kilometer per jam dan mencapai ketinggian 10 meter.

'Pesawat' itu dilaporkan bisa terbang hingga 27 menit dan mungkin dijual pada harga USD 150.000 atau setara (Rp2 miliar).
(wbs)
Berita Terkait
Staf Ahli Mendikdasmen:...
Staf Ahli Mendikdasmen: KOSSMI 2026 Jadi Bukti Pentingnya STEM dan AI untuk Masa Depan Pendidikan Indonesia
Berebut Superpower Sains
Berebut Superpower Sains
Jokowi Akui Infrastruktur...
Jokowi Akui Infrastruktur Kesehatan dan Pendidikan Buat Daya Saing Indonesia Lemah
Sains yang Nirmakna
Sains yang Nirmakna
Jaring Talenta Bidang...
Jaring Talenta Bidang Sains, Kemendikbud Gelar Kompetisi Sains Nasional 2020
Sains, Wabah dan Agama
Sains, Wabah dan Agama
Berita Terkini
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
25 menit yang lalu
4 Teknologi Mutakhir...
4 Teknologi Mutakhir di Piala Dunia 2026, Pesepak Bola Akan Jadi Avatar
9 jam yang lalu
OpenAI Luncurkan Fitur...
OpenAI Luncurkan Fitur Penguncian Perlindungan Data untuk ChatGPT
13 jam yang lalu
Rayakan Hari Jadi ke-30,...
Rayakan Hari Jadi ke-30, Lexar Padukan Visi Teknologi AI dan Sinergi Global
17 jam yang lalu
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
21 jam yang lalu
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
1 hari yang lalu
Infografis
5 Teknologi Unggul Rusia...
5 Teknologi Unggul Rusia yang Mampu Mengalahkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved