Berteknologi Tinggi, Tato Kini Bisa Deteksi Kesehatan Tubuh

Rabu, 04 Oktober 2017 - 17:07 WIB
Berteknologi Tinggi,...
Berteknologi Tinggi, Tato Kini Bisa Deteksi Kesehatan Tubuh
A A A
NEW YORK - Pandangan negatif orang soal seni tato terbukti lambatlaun mulai bergeser. Bahkan tato kini dimanfaatkan pakar teknologi untuk menyempurnakan penelitiannya.

Universitas Harvard dan MIT (Massachusetts Institute of Technology) memanfaatkan tato untuk memantau kesehatan manusia, Universitas Harvard dan MIT (Massachusetts Institute of Technology) mengembangkan tato cerdas yang secara efektif menempatkan sensor kesehatan pada kulit. Dan ini tidak memerlukan hubungan daya atau jaringan nirkabel lainnya.

Seperti dilansir laman Dezeen, tinta dalam tato tersebut akan bereaksi terhadap komposisi cairan kimia interstisial, yang mencerminkan keadaan darah pemilik tato. Tinta hijau yang semakin terang, memberikan info bagi atlet kapan mereka mengalami dehidrasi. Sementara tinta hijau lainnya bisa berubah menjadi coklat untuk memperingatkan penderita diabetes saat kadar glukosa mereka naik.

Tidak seperti tato pada umumnya. Dengan penyempurnaan yang cukup, para ilmuwan berharap bisa membuat tato yang hanya bertahan selama dibutuhkan. Tato tersebut bisa saja tidak terlihat kecuali jika dikenai jenis cahaya tertentu. Namun, jika anda tidak yakin apa arti lambang di lengan anda, sebuah aplikasi smartphone bisa menganalisisnya untuk memberitahu dengan tepat bagaimana keadaan anda.

Nate Siggard adalah seniman tattoo asal Los Angeles yang bisa menhasilkan suara. Tattoo ini diberikan nama ‘soundwave tattoos’. Tattoo ini bisa menghasilkan suara berdurasi satu menit yang berasal dari pola gelombang audio.

Pola audio tersebut dicetak dan ditempelkan ke bagian tubuh layaknya sebuah tattoo. Suara dari pola tersebut bisa didengar dengan cara memindari tattoo menggunakan sebuah aplikasi android.

Meskipun begitu, Soundwave tattoos ini belum benar-benar dirilis nih sahabat E-News. Hal tersebut dikarenakan masih dalam tahap perkembangan. Melalui Skin Motion, perusahaan tattoo milik Siggard masih menyempurnakan aplikasi itu.
(wbs)
Berita Terkait
Staf Ahli Mendikdasmen:...
Staf Ahli Mendikdasmen: KOSSMI 2026 Jadi Bukti Pentingnya STEM dan AI untuk Masa Depan Pendidikan Indonesia
Berebut Superpower Sains
Berebut Superpower Sains
Jokowi Akui Infrastruktur...
Jokowi Akui Infrastruktur Kesehatan dan Pendidikan Buat Daya Saing Indonesia Lemah
Sains yang Nirmakna
Sains yang Nirmakna
Jaring Talenta Bidang...
Jaring Talenta Bidang Sains, Kemendikbud Gelar Kompetisi Sains Nasional 2020
Sains, Wabah dan Agama
Sains, Wabah dan Agama
Berita Terkini
Poco F8 Ultra Kembali...
Poco F8 Ultra Kembali Dijual di Indonesia: HP Gaming Buas dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5
3 jam yang lalu
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
4 jam yang lalu
Amankan Piala Dunia...
Amankan Piala Dunia 2026, AS Kerahkan Sistem Pertahanan Anti-drone
7 jam yang lalu
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
18 jam yang lalu
4 Teknologi Mutakhir...
4 Teknologi Mutakhir di Piala Dunia 2026, Pesepak Bola Akan Jadi Avatar
1 hari yang lalu
OpenAI Luncurkan Fitur...
OpenAI Luncurkan Fitur Penguncian Perlindungan Data untuk ChatGPT
1 hari yang lalu
Infografis
7 Perwira Tinggi Bareskrim...
7 Perwira Tinggi Bareskrim Dimutasi Kapolri pada September 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved