Menyamai Kecepatan Cahaya, Elon Musk Bikin Vlog Hyperloop

Kamis, 31 Agustus 2017 - 06:03 WIB
Menyamai Kecepatan Cahaya,...
Menyamai Kecepatan Cahaya, Elon Musk Bikin Vlog Hyperloop
A A A
JAKARTA - CEO Tesla Inc, Elon Musk, sukses membuat kendaraan masa depan, kali ini Elon Musk membuat kereta super cepat, Hyperloop dan telah diuji coba dan hasilnya sangayt mencenangkan.

Elon Musk, merekam Hyperloop, dan memposting video ke media sosial saat hyper Loop itu berlari 200mph. Hyperloop bisa menyelesaikan perjalanan 163 mil dari Manchester ke London hanya dalam 18 menit.

Bos besar Tesla Inc, Elon Musk mengatakan siap memproduksi Hyperloop dan akan beroperasi, dengan rute New York ke Washington D.C.

" Musk's Boring Company, mengatakan bahwa pihaknya ingin "mempercepat pengembangan teknologi ini secepat mungkin." tulis Tesla seperti dilansir dari The Sun.



Kereta Super Cepat Dicap Ketinggalan Zaman, Tesla Produksi Hyperloop

Kereta berbentuk tabung vakum itu diprediksi mampu melaju hingga 800 kilometer per jam. “Simbol XR-1 awal era baru transportasi,” demikian pernyataan pihak perusahaan pengembang Hyperloop One. Dalam sebuah tes yang baru dilakukan, tabung tersebut meluncur dalam lintasan magnetis sepanjang 270 meter.

Tabung itu melayang di atas lintasan di dalam sebuah di sebuah terowongan yang tekanannya seperti pada kedalaman 60 kilometer di bawah permukaan laut. Sistem ini menggunakan teknologi “mag-lev” yang sama seperti dipakai kereta berkecepatan tinggi di Jepang.

Kereta Super Cepat Dicap Ketinggalan Zaman, Tesla Produksi Hyperloop

Di mana, levitasi elektromagnetik kereta api mengartikan tidak adanya traksi (gesekan) antara kereta dan rel. Hal ini berbeda dengan kereta tradisional yang berjalan di atas jalurnya. “Ini adalah awal, dan awal era baru transportasi,” kata Ketua Eksekutif Hyperloop One, Shervin Pishevar.

Hyperloop One hanyalah salah satu dari sejumlah perusahaan yang berlomba untuk menciptakan “Hyperloop” pertama.

Hyperloop adalah visi yang digagas pengusaha Elon Musk, pendiri Tesla Motors, PayPal, dan perusahaan eksplorasi ruang angkasa SpaceX. Musk, yang pertama kali meluncurkan konsep Hyperloop pada 2013, kemudian membuka sumber teknologi, dan tidak lagi terlibat langsung dalam pengembangannya.
(wbs)
Berita Terkait
Staf Ahli Mendikdasmen:...
Staf Ahli Mendikdasmen: KOSSMI 2026 Jadi Bukti Pentingnya STEM dan AI untuk Masa Depan Pendidikan Indonesia
Berebut Superpower Sains
Berebut Superpower Sains
Jokowi Akui Infrastruktur...
Jokowi Akui Infrastruktur Kesehatan dan Pendidikan Buat Daya Saing Indonesia Lemah
Sains yang Nirmakna
Sains yang Nirmakna
Jaring Talenta Bidang...
Jaring Talenta Bidang Sains, Kemendikbud Gelar Kompetisi Sains Nasional 2020
Sains, Corona, dan Agama
Sains, Corona, dan Agama
Berita Terkini
Kembalinya Jet Tempur...
Kembalinya Jet Tempur Dua Tempat Duduk di Era Perangan Modern
1 jam yang lalu
China Diam-diam Simpan...
China Diam-diam Simpan Ribuan Server di Dasar Laut, Apa Tujuannya?
4 jam yang lalu
Nvidia RTX Spark: Superkomputer...
Nvidia RTX Spark: Superkomputer Kemasan Sachet, Bikin Intel dan AMD Keringat Dingin
11 jam yang lalu
Korea Selatan Kembangkan...
Korea Selatan Kembangkan Teknologi Mesin Metana untuk Roket Luar Angkasa
12 jam yang lalu
Meta Luncurkan Agen...
Meta Luncurkan Agen Bisnis di WhatsApp, Instagram, dan Messenger
17 jam yang lalu
Heboh Grab Dikabarkan...
Heboh Grab Dikabarkan Kabur Gara-Gara Aturan Baru, CEO Neneng Buka Suara
17 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Pria...
10 Negara dengan Pria Tertampan di Dunia, Siap Bikin Jatuh Hati!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved